Tiap Tahun, Ada 4000 Kasus Gigitan Anjing di Sumbar

- Senin, 25 Oktober 2021 | 12:49 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sumbar menjadi salah satu dari 10 provinsi dengan kasus rabies tertinggi di Indonesia dengan angka kematian dua sampai 14 orang per tahun.

"Catatan dinas Peternakan dan kesehatan hewan Sumbar rata-rata setiap tahun terjadi 3000-4000 gigitan anjing yang menyebabkan rabies. Jumlah itu cukup tinggi karena itu harus ada upaya antisipasi yang dilakukan karena rabies tidak bisa disembuhkan secara total namun bisa dicegah," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.

Baca Juga: 8 Provinsi Ini Bebas Rabies, Sumbar Masuk?

Ia mengatakan itu saat menghadiri acara peringatan puncak Hari Rabies se-dunia (world rabies day) 2021 di Korong Mandailing Nagari Gasan Gadang Kecamatan Batang Gasang Kabupaten Padang Pariaman.

Tingginya kasus rabies di Sumbar salah satunya disebabkan oleh kultur masyarakat dalam berburu hama babi menggunakan bantuan anjing sehingga jumlah hewan peburu itu cukup tinggi.

Baca Juga: Kasus Gigitan HPR Tinggi, Pemkab Agam Siapkan 5.000 Vaksin Rabies

Antisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan membawa hewan pemburu tersebut untuk mendapatkan vaksinasi rabies sehingga tidak menjadi penyebab menularnya penyakit.

Karena itu dalam program vaksinasi rabies yang dilakukan Pemerintahan provinsi Sumatera Barat menggandeng Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI) yang merupakan wadah perhimpinan masyarakat pemilik anjing yang hobi berburu babi.

"Kita berharap PORBI juga ikut untuk mensosialisasikan pentingnya vaksinasi rabies bagi anjing peliharaan sehingga seluruh anjing yang memiliki pemilik di Sumatera Barat bisa mendapatkan vaksin," ujarnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

SUMDARSIN di Polda Sumbar Diikuti Sebanyak 10.448 Jiwa

Minggu, 28 November 2021 | 20:57 WIB

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon Hari Ini

Minggu, 28 November 2021 | 12:17 WIB

18 Dubes Timur Tengah Akan Kunjungi Sumbar

Minggu, 28 November 2021 | 11:05 WIB
X