Penyidikan Dugaan Suap Rp2 Miliar, KPK Geledah Rumah dan Kantor Bupati Kuansing

Dodi Caniago
- Senin, 25 Oktober 2021 | 22:20 WIB
Bupati Kuansing, Andi Putra ditahan di KPK (foto: MNC Portal/Arie)
Bupati Kuansing, Andi Putra ditahan di KPK (foto: MNC Portal/Arie)

HARIANHALUAN.COM - Rumah dan kantor Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra, digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/102021).

Penggeledahan terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit yang kini membuat Bupati Kuansing periode 2021-2026 Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso menjadi tersangka.

Baca Juga: Warga Pekanbaru Geger, Seorang Ibu Tewas Gantung Diri di Kamar Anaknya

"Tim penyidik KPK telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di 4 lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (25/10/2021).

Empat lokasi dimaksud adalah Kantor Bupati Kuansing, Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta rumah kediaman pribadi Andi Putra.

Dari lokasi-lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti berupa berbagai dokumen yang diduga terkait rekomendasi dan persetujuan tersangka Andi Putra untuk perpanjangan HGU PT AA.

"Selanjutnya berbagai bukti ini, akan segera di teliti untuk memastikan keterkaitannya dengan perkara dan kemudian dilakukan penyitaan guna melengkapi berkas perkara tersangka Ap dan kawan-kawan," pungkas Ali Fikri, seperti dilansir haluanriau.co.

Sehari sebelumnya, tim KPK menggeledah tiga lokasi di Kota Pekanbaru. Yaitu, sebuah kantor di Kecamatan Limapuluh, rumah kediaman di Tangkerang, dan rumah kediaman di Maharatu, Marpoyan Damai. Kuat dugaan, lokasi tersebut adalah kantor dan kediaman tersangka.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menuturkan, adapun konstruksi perkara, diduga telah terjadi untuk keberlangsungan kegiatan usaha dari PT AA yang sedang mengajukan perpanjangan HGU yang dimulai pada tahun 2019 dan akan berakhir di tahun 2024. Dimana salah satu persyaratan untuk kembali memperpanjang HGU dimaksud adalah dengan membangun kebun kemitraan minimal 20 persen dari HGU yang diajukan.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluanriau.co

Tags

Terkini

Real Madrid Tak Tertarik Lagi dengan Paul Pogba

Minggu, 28 November 2021 | 03:55 WIB

Sah! Megawati Matondang Pimpin Peradi SAI Pekanbaru

Sabtu, 27 November 2021 | 23:21 WIB

Keren! SD di Karimun Ini Punya Perpustakaan Digital

Sabtu, 27 November 2021 | 20:50 WIB

Aduh, Melonjak Lagi Kasus Covid-19 di Riau

Sabtu, 27 November 2021 | 20:36 WIB
X