Polisi Penembak Mati Deki Susanto Divonis 7 Tahun Penjara

- Senin, 25 Oktober 2021 | 22:39 WIB
Penasihat hukum almarhum Deki Susanto, Guntur Abdurrahman
Penasihat hukum almarhum Deki Susanto, Guntur Abdurrahman

SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Kabupaten Solok yang diketuai oleh Bayu Agung Kurniawan menjatuhkan vonis penjara selama tujuh tahun terhadap Brigadir Kansep Rianto (KS), terdakwa dalam kasus menembak mati buronan bernama Deki Susanto, asal Solok Selatan, Senin (25/10). Terdakwa yang merupakan seorang anggota Polisi tersebut didakwa terbukti bersalah melanggar pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Penasihat hukum almarhum Deki Susanto, Guntur Abdurrahman merasa bersyukur dengan putusan yang diberikan hakim. "Sidangnya tadi dengan pembacaan vonis majelis hakim. Terdakwa dihukum tujuh tahun penjara," kata Guntur, Senin (25/10).

Baca Juga: Perbaiki Kualitas Lingkungan, Pemerintah akan Hapus BBM Jenis Premium

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini, sebut Guntur, berbeda dengan tuntutan yang disampaikan oleh Jaksa penuntut Umum (JPU) sebelumnya yakni tiga tahun penjara.

"Sebagai kuasa hukum, saya memberi apresiasi kepada hakim yang memberikan vonis hukuman tujuh tahun dengan menerapkan pasal pembunuhan, bukan pasal kelalaian," kata Guntur.

Sementara itu, penasihat hukum terdakwa dari Bidang Hukum Polda Sumbar menyatakan banding dengan vonis yang dijatuhkan hakim.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini berawal dari penangkapan buronan bernama Deki Susanto di rumahnya di Solok Selatan, Sumbar pada Rabu (27/1/2021) lalu. Saat penangkapan, Deki ditembak oleh Brigadir Kansep Rianto di bagian kepala hingga tewas. (*)

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

X