UPTD PPA Pemprov Sumbar: Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Didominasi Orang Terdekat

- Selasa, 2 November 2021 | 19:35 WIB
Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Didominasi Orang Terdekat
Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Didominasi Orang Terdekat

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Pemprov Sumbar, Desra Elena mengakui bahwas belakangan ini kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Sumatra Barat mengalami peningkatan. Bahkan menurutnya rata-rata pelaku merupakan orang terdekat korban.

"Saat ini dari sekitar 50 laporan mengenai kasus kekerasan pada anak yang tengah ditangani UPTD PPA Pemprov Sumbar, sebagian besar diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual, yang pelakunya didominasi oleh keluarga terdekat seperti ayah kandung, bapak tiri, paman, dan kakek korban sendiri, " ungkap Elena pada Selasa (2/11/2021).

Baca Juga: Dua Ayah di Kota Padang Ini Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

Mengenai rentang usia korban, Elena mengatakan bahwasanya anak- anak usia sekolah di rentang usia 13 sampai 17 tahun rentan menjadi sasaran kekerasan seksual, untuk itu, menurutnya diperlukan tindakan preventif berupa pemberian edukasi  seksual kepada anak-anak di usia tersebut.

"Pemberian pengetahuan edukasi seksual, mengenai batasan, dan bagian tubuh mana yang boleh di sentuh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain mutlak diperlukan untuk diberikan kepada anak-anak yang tengah beranjak remaja, untuk mengantisipasi terjadinya kekerasan maupun pelecehan seksual, "

Sedangkan mengenai dampak dari kekerasan dan pelecehan seksual, menurut Elena akan menimbulkan trauma dan syok jangka panjang kepada korban yang nantinya akan berpengaruh terhadap perkembangan mental korban, apalagi jika terjadi saat anak tersebut berusia dini.

"Korban perkosaan, terlebih usia dini, akan mengalami Rape Trauma Syndrom (RTS) yang merupakan turunan dari PTSD (Post Trauma Syndrom Disorder) yang akan menyebabkan korban mengalami gangguan kecemasan jika teringat dengan peristiwa traumatis yang pernah dialaminya. " ujar Elena.

Dalam kesempatan tersebut, Elena juga memaparkan mengenai ciri-ciri korban yang mengalami kondisi tersebut, diantaranya adalah ketakutan ketika berdekatan dengan lawan jenis, stres, murung dan juga sering melamun, selain mengeluhkan rasa sakit di bagian tubuh tertentu.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

22 JCH Padang Panjang Lakukan Vaksinasi Booster

Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:50 WIB
X