Terungkap! Penyebab Kondisi Garuda Indonesia Saat ini 'Berdarah-darah'

Nova Anggraini
- Rabu, 10 November 2021 | 01:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Pixabay)
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Pixabay)

Dia memaparkan, neraca keuangan Garuda negatif dari sisi ekuitas yang sebesar USD 28 miliar. Menurutnya, negatifnya ekuitas itu merupkaan rekor baru setelah permasalahan Asuransi Jiwasraya.

"Dalam kondisi seperti ini, kalau istilah perbankan sudah technically bankrupt, tapi legally belum," ujar Tiko.

Tiko melanjutkan, aset yang dimiliki Garuda Indonesi saat ini hanya USD 6,9 miliar. Kemudian, tutur Tiko, dari sisi kewajiban yang harus dibayarkan perseroan atau liabilitas sebesar USD 9,8 miliar.(*)

 

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Wali Kota Padang Panjang Teken MoU dengan BPIP

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:44 WIB

KKP Abadikan Keindahan Bawah Laut Mandeh

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:49 WIB
X