Apa Itu Penyakit Afasia? Kenali Gejalanya yang Bisa Tiba-tiba Muncul

Nova Anggraini
- Rabu, 10 November 2021 | 04:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Pendengaran adalah salah satu bagian tubuh yang yang sangat penting untuk dijaga kesehatannya karena fungsinya yang vital. Namun, kamu mungkin saja mengalami masalah pendengaran bukan karena kerusakan pada telinga, tetapi pada otak. Nah, gangguan ini disebut juga dengan afasia.

Penyakit ini dapat terjadi dengan tiba-tiba tanpa adanya pertanda apapun sebelumnya. Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejala afasia yang dapat dirasakan, sehingga penanganan dini dapat segera dilakukan. Untuk mengetahui lebih lengkapnya tentang gejala yang timbul, baca ulasan berikut!

Berbagai Gejala Afasia yang Terjadi Secara Tiba-Tiba

Afasia adalah gangguan yang dihasilkan akibat kerusakan pada area otak yang berhubungan dengan bahasa. Gangguan ini dapat menyebabkan seseorang sulit untuk berkomunikasi, seperti berbicara, membaca, menulis, hingga memahami bahasa. Seseorang yang mengidap penyakit ini dapat mengalami penurunan kemampuan dari ringan hingga tidak bisa sama sekali berkomunikasi dalam bentuk apa pun.

Afasia biasanya terjadi secara tiba-tiba setelah stroke atau cedera kepala terjadi. Meski begitu, masalah ini juga dapat menyerang secara bertahap akibat tumor otak yang tumbuh dengan lambat atau penyakit yang bersifat degeneratif. Maka dari itu, penanganan dini agar masalah ini tidak menjadi lebih besar perlu dilakukan. Salah satunya adalah dengan mengetahui beberapa gejalanya yang timbul secara tiba-tiba.

Faktanya, afasia dapat memengaruhi setiap orang dengan cara yang berbeda. Namun, kebanyakan pengidapnya akan kesulitan untuk mengekspresikan diri atau memahami segala hal yang didengar atau dibaca. Jika gangguan ini disebabkan oleh cedera otak mendadak, seperti stroke atau cedera kepala, gejalanya bisa muncul setelah kejadian tersebut.

Nah, berikut adalah beberapa gejala afasia yang dapat terjadi secara mendadak menurut kategorinya:

1. Afasia Ekspresif
Seseorang yang mengalami gangguan ini dapat kesulitan untuk mengomunikasikan pikiran, ide, dan hal yang ingin disampaikan pada orang lain. Hal ini dapat memengaruhi ucapan, tulisan, gerakan, dan bahkan memengaruhi kegiatan sehari-hari saat beraktivitas. Beberapa gejala jika seseorang mengalami afasia ini adalah:

*Ucapan yang lambat dan terputus-putus atau kesulitan menyusun kalimat.
*Berusaha keras untuk mengeluarkan kata-kata tertentu.
*Hanya bisa menggunakan kata benda dan kata kerja dasar, seperti “mau minum”.
*Sering melakukan kesalahan pada ejaan atau tata bahasa.
*Mengucapkan kata yang salah tapi saling berkaitan.

2. Afasia Reseptif
Seseorang yang mengalami masalah ini dapat kesulitan untuk memahami hal-hal yang didengar atau baca. Pengidapnya mungkin kesulitan untuk memahami gerakan tubuh, gambar, dan angka. Dengan begitu, berbagai aktivitas harian yang perlu dilakukan akan terganggu. Namun, apa saja sih gejala dari afasia? Nah, berikut di antaranya:

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Halodoc.com

Tags

Terkini

15 Warga Pariaman Bakal Dilatih Daur Ulang Sampah

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:48 WIB

66 CPNS Solok Terima SK Pengangkatan PNS

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:45 WIB

Ingat! Satpol PP Padang Garda Terdepan Penegak Perda

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:16 WIB
X