Bemuatan 180 Ton Kelapa, Kapal dari Riau ke Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Dodi Caniago
- Kamis, 11 November 2021 | 01:55 WIB
ABK KLM Firman Jaya sedang dievakuasi, (Ist-haluankepri.com)
ABK KLM Firman Jaya sedang dievakuasi, (Ist-haluankepri.com)

HARIANHALUAN.COM - Akibat bertubi-tubi dihantam gelombang besar, akhrinya Kapal Layar Motor (KLM) Firman Jaya tenggelam di perairan Selat Malaka pada Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: Mubes IV IKMR akan Dihadiri Gubernur Riau dan Sumbar

Kapal bermuatan 180 ton kelapa tersebut sedang berlayar dari Sungai Guntung, Inhil, Riau menuju Batu Pahat, Malaysia.

Tak ada korban jiwa dalam insiden itu, 5 orang anak buah kapal (ABK) dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi ke Karimun.

Nakhoda TB Tirta 02, Capt Mei Heriyanto ketika dikonfirmasi haluankepri.com mengatakan, saat kapalnya sampai di lokasi kejadian sebenarnya sudah ada kapal lain yang hendak melakukan pertolongan, yakni KM Mega Indah yang hendak menuju Asahan, Sumatera Utara.

Hanya saja, KM Mega Indah yang juga kapal kayu tidak mampu menahan tingginya gelombang dan juga mengalami masalah kemudi.

"Kami merupakan kapal kedua yang datang ke lokasi kejadian, sebelumnya ada KM Mega Indah, tapi kapal kayu tersebut juga sedang mengalami masalah kemudi," ujar Mei.

Kata Mei, karena saat itu seluruh ABK KLM Firman Jaya membutuhkan pertolongan, maka pihaknya segera mengevakuasi awak KLM Firman Jaya ke Pulau Karimun Anak.

Mei menceritakan, pada saat kapalnya sampai di lokasi kejadian, dirinya melihat seluruh ABK KLM Firman Jaya tengah mengapung di atas haluan kapal yang miring.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

X