Hasil Kerajinan Tangan Pemuda Jadi Cendera Mata bagi Pengunjung di Jembatan Pelangi Pesisir Selatan

Rahma Nurjana
- Kamis, 11 November 2021 | 11:14 WIB
Sekelompok anak muda di Kenagarian Salido Saribulan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan kompak berkarya melalui kerajinan tangan.
Sekelompok anak muda di Kenagarian Salido Saribulan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan kompak berkarya melalui kerajinan tangan.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Indra Bakti, Anggota Pokdarwis Sarasah Kamumuan Salido Saribulan. Indra mengatakan hasil kerajinan tersebut dapat dijadikan cendra mata bagi pengunjung di Jembatan Pelangi.

"Sebab, hasil kerajinan yang kami buat dari kayu ini sangat jarang ditemukan wisatawan. Jadi, semacam ada oleh-oleh atau cendra mata jika mereka berkunjung ke tempat wisata kami," ulasnya.

Diakui, saat ini pemasaran hasil kerajinan tangan dengan seni ukir itu, belum dipasarkan secara luas. Para pemuda baru memulainya sejak aktifnya Pokdarwis mempromosikan destinasi wisata di media sosial.

Mereka hanya memanfaatkan waktu luang agar tidak terbuang sia-sia dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Setiap hari, pemuda mencoba memproduksi kerajinan tangan di sebuah pondok yang berdekatan dengan Jembatan Pelangi.

"Yang jelas, sekarang kami produksi saja berapa bisanya, Nanti, kalau ada yang minat kita jual kepada wisatawan yang datang kesini," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pesisir Selatan, Suhendri menyebut banyak potensi di nagari Salido Saribulan yang dapat dioptimalkan untuk kemajuan wisaata yang lebih baik.

Di daerah itu, banyak destinasi yang memiliki nilai sejarah. Ada terowongan bekas peninggalan belanda, jenjang seribu, batu nona dan objek wisata air terjun yang memukau pandangan pengunjung.

Bahkan, Salido Saribulan juga termasuk salah satu dari 13 desa wisata yang akan dikukuhkan oleh pemerintah kabupaten.

"Kita berharap, melalui desa wisata, masyarakat atau penduduk setempat dapat menjadikan peluang itu sebagai peningkatan ekonomi," terangnya. (*)

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

X