Camat Padang Utara Akui Pencairan Insentif Guru TPA Ditunda Karena Belum Divaksin

- Sabtu, 13 November 2021 | 22:44 WIB
Ilustrasi vaksinasi terhadap pelajar. Saat ini Kabupaten Donggala sedang menggencarkan vaksinasi untuk pelajar. (IST)
Ilustrasi vaksinasi terhadap pelajar. Saat ini Kabupaten Donggala sedang menggencarkan vaksinasi untuk pelajar. (IST)

PADANG,HARIANHALUAN.COM- Camat Padang Utara, Fajar Sukma membenarkan penundaan insentif guru TPA karena belum vaksin. Hal ini menanggapi keluhan seorang guru TPA yang berharap insentif segera cair.

"Benar ini bertujuan supaya ada kesamaan visi tentang vaksin. Kalau guru tersebut telah memahami pentingnya Vaksin maka honor itu juga akan dibayarkan, yang penting sadar tentang vaksin, maksud kita baik kok," ujar Fajar, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: Guru TPA Kota Padang Resah, Pencairan Insentif Dikaitkan dengan Vaksin Covid-19

Ia menambahkan hal Ini terkait imbauan pemerintah untuk melakukan vaksinasi, supaya masyarakat sadar tentang Vaksin. "Kalau guru-guru sudah vaksin dan muridnya juga sudah vaksin kan herd immunity akan tercapai," tegasnya.

Pihaknya mengaku sudah menjalankan sosialisasi ke setiap Kelurahan dan sudah disampaikan hal seperti itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, guru TPA di Kota Padang, khususnya yang belum vaksin Covid-19 resah. Karna adanya pemberitahuan dari Badan Kerja Sama (BKS) TPQ/TQA yang meminta data vaksinasi para guru mengaji tersebut.

"Ada-ada saja! Vaksin... vaksin...vaksin...! Kami guru TPA ini berharap insentif itu segera cair," sebut seorang guru TPA di Padang. (*)

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Ingat! Satpol PP Padang Garda Terdepan Penegak Perda

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:16 WIB

Wako Padang: Persiapkan Bekal Sebelum Kematian

Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:45 WIB
X