Dua Desa di Inhu Diterjang Banjir, Tidak Ada Korban Jiwa

Dodi Caniago
- Minggu, 14 November 2021 | 04:20 WIB
Kapolsek Batang Gansal, Ipda Nadya Ayu meninjau lokasi banjir.  (haluanriau.co)
Kapolsek Batang Gansal, Ipda Nadya Ayu meninjau lokasi banjir. (haluanriau.co)

HARIANHALUAN.COM - Selain tingginya curah hujan, banjir juga disebabkan rusaknya lingkungan dan ekositem alam. Dua desa yang diterjang bencana banjir di wilayah Indragiri Hulu (Inhu), Riau tersebut adalah Desa Belimbing dan Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal.

Baca Juga: Mubes IV IKMR, Basko Kembali Diamanahkan Jadi Ketua Umum

"Hujan deras terjadi beberapa hari terakhir, 2 desa di Batang Gansal terendam," terang Kapolsek Batang Gansal, Ipda Nadya Ayu, seperti dilansir dari haluanriau.co, Sabtu (13/11/2021).

Nadya mengatakan, banjir merendam dua desa, yakni Belimbing dan Penyaguhan di Kecamatan Batang Gansal. Selain curah hujan tinggi, banjir terjadi akibat luapan air di sungai Gansal.

"Air sungai Gansal naik sekitar 50-100 Cm. Bahkan ada yang melebihi 1 meter untuk beberapa lokasi," kata Kapolsek.

Khusus Desa Belimbing tercatat air tidak sampai merendam rumah warga. Tetapi akses menuju desa putus total dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Selanjutnya di Desa Penyaguhan terdapat 170 rumah dan fasilitas umum terendam banjir. Di desa itu, ketinggian air berkisar antara 20-80 cm.

"Untuk ke Belimbing itu akses putus, ada sekitar 250 an kepala keluarga di daerah itu. Dari dua desa ini yang terdampak ada sekitar 350 kepala keluarga dan air juga ada yang sudah mulai surut," katanya.

Dalam tinjauannya sore ini, Kapolsek telah mengimbau masyarakat untuk memantau anak-anak mereka. Termasuk ikut menjaga barang-barang di rumah yang terendam.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluanriau.co

Tags

Terkini

32 ASN Padang Panjang Terima Vaksin Booster

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:13 WIB

Mengenal Sosok Fitriati, Pj Sekda Padang

Kamis, 20 Januari 2022 | 20:30 WIB

1,9 Juta Pengaduan Masuk ke SP4N LAPOR

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:15 WIB
X