Polda Kepri Usut Kasus Penganiyaan Siswa SMK Penerbangan di Batam

Dodi Caniago
- Minggu, 21 November 2021 | 04:20 WIB
Ilustrasi. (Facebook)
Ilustrasi. (Facebook)


HARIANHALUAN.COM - Kasus dugaan tindakan penganiayaan dan kekerasan terhadap lima siswa di SMK Penerbangan SPN  Dirgantara Kota Batam, diusut Dit Reskrimum Polda Kepri.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Oyong Wahyudi Pimpin Ikadin Batam

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, berdasarkan laporan korban kekerasan terhadap anak itu ada sebanyak 5 siswa, yakni inisial IN (17), SA (18), RA (17), GA (17) dan FA (.17)

"Kelima korban adalah siswa dari SMK Penerbangan Dirgantara Batam," ucap Harry didampingi oleh Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes. Pol. Jefri Ronald Parulian Siagian, Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri AKBP Achmad Suherlan, Jumat (19/11).

Kekerasan yang dialami siswa tersebut ada beberapa perlakuan yang dialami korban seperti kekerasan verbal, kekerasan fisik termasuk juga kekerasan dengan menggunakan rantai terhadap anak didik tersebut di dalam ruangan seperti penjara.

 Dikatakan Harry, korban telah dibuatkan laporan polisi perihal penganiayaan yang dialaminya. Hal itu merupakan bentuk respon cepat dari pihaknya dalam menindaklanjuti terkait dengan adanya dugaan tindak pidana kekerasan atau penganiayaan yang terjadi di sekolah tersebut.

Saat ini penyidik terus bekerja dan terus melakukan penyelidikan, dari hasil pemeriksaan sementara para korban ini mendapatkan perlakuan kekerasan itu sudah lama.

Yaitu sejak kelas 1 sampai dengan korban kelas 3 dan mereka mendapatkan perlakuan kekerasan dikarenakan adanya pelanggaran yang mereka buat.

"Dit Reskrimum Polda Kepri sudah melayangkan surat untuk permintaan Visum Et Repertum kemudian juga sudah melakukan penyitaan terhadap dokumen foto korban saat dirantai," ujarnya, seperti dilansir haluankepri.com

Disebutkannya, dengan kejadian intu pihaknya sangat prihatin, didalam dunia pendidikan masih ada dan terjadi penganiayaan atau kekerasan. Hal-hal yang seperti itu tidak boleh terjadi dan tentu juga proses penyidikan terhadap kasus ini terus berjalan.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

Gelar Rakerda, HIPMI Sumbar Bakal Bahas Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:23 WIB
X