Terbongkar di Belakang Padang, Puluhan Pekerja akan Diselundupkan ke Malaysia

Dodi Caniago
- Senin, 22 November 2021 | 21:54 WIB
Kasat Polairud Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi menunjukan barang bukti boat yang membawa PMI illegal tujuan Malaysia. (haluankepri.com)
Kasat Polairud Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi menunjukan barang bukti boat yang membawa PMI illegal tujuan Malaysia. (haluankepri.com)

HARIANHALUAN.COM - Upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara illegal tujuan Malaysia dibongkar  Sat Polairud Polresta Barelang di perairan Belakang Padang, Kota Batam, Kepri.

 Baca Juga: Kapolres Karimun Rebus 6,3 Kg Sabu Selundupan dari Luar Negeri

Terbongkarnya kasus penyelundupan pekerja ke luar negeri secara ilegal tersebut berawal dari ditangkapnya pria berinisial RM (18), tekong boat yang membawa para PMI illegal tersebut.

Kasat Polairud Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi pada Senin (22/11/2021) mengatakan, tekong boat berinisial RM pada saat itu sempat melompat dan melarikan diri dan berhasil ditangkap pada Jumat 19 November 2021 di Belakang Padang.

Penangkapan tersebut berawal saat unit Gakkum Satpolairud Polresta Barelang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada calon PMI dari berbagai daerah yang akan diberangkatkan ke Malaysia secara illegal melalui perairan Belakang Padang.

Mendapat informasi tersebut tim melakukan penyelidikan dengan melaksanakan patroli dengan menggunakan Boat diseputaran perairan Belakang Padang.

Saat patroli, tim melihat ada 1 boat bermesin 30 PK merk Yamaha melintas dengan membawa beberapa penumpang, kemudian dilakukan pengejaran. Boat tersebut berhasil diamankan setelah boat tersebut di tabrakan ke hutan bakau.

Di boat tersebut ditemukan 8 orang calon PMI yang akan berangkat ke Malaysia. Mereka 2 orang dari Lombok, 2 orang dari banyuwangi, 1 orang dari malang, 1 orang dari Lamongan, 1 orang dari Sleman dan 1 orang dari Palembang.

Para PMI itu kebanyakan mereka direkrut oleh pekerja lapangan yakni salah satu agen di Surabaya berinisial IC, yang saat ini masih (DPO). Dia bertugas mengirimkan PMI itu ke Kota Batam.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

X