Marak Kejahatan Anak Bawah Umur, Wako Padang Janji Kawal Sampai Tuntas

- Selasa, 23 November 2021 | 08:15 WIB
Wako Padang Hendri Septa (kanan).
Wako Padang Hendri Septa (kanan).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Meningkatnya Kasus kejahatan pada anak dibawah umur di Kota Padang mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Padang Hendri Septa. Hendri Septa mengaku akan fokus pada kasus tersebut, dan berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

"Saya mengutuk keras kejahatan seksual pada anak dibawah umur yang terjadi baru-baru ini di Kota Padang. Ini akan akan menjadi perhatian lebih dari Pemerintah Kota Padang untuk mengatasinya," ungkap Wako Hendri Septa, dikutip dari Facebook Humas Kota Padang, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Bejat! Pria di Padang Setubuhi Anak Bawah Umur hingga Hamil 7 Bulan

Sebagaimana diketahui, pada 18 November 2021, Polresta Padang menangkap sejumlah orang yang melakukan pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur berusia 5 tahun dan 7 tahun. Pelaku merupakan orang terdekat korban, yakni kakek, paman, dua orang kakak, tetangga hingga teman paman korban. Kemudian pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru ngaji kepada belasan muridnya yang masih berumur sekitar 8 sampai 9 tahun.

Hendri Septa mengatakan, untuk mengatasi meningkatkanya kasus kekerasan pada anak diperlukan kerja sama semua pihak. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pihak kepolisian namun juga butuh dukungan semua pihak.

Baca Juga: Polisi Ringkus Dua Pelaku Pencabulan Anak Bawah Umur di Padang Pariaman

"Kita butuh dukungan ninik mamak, alim ulama, bundo kandung, tokoh masyarakat, keluarga, lingkungan sekitar dan pihak-pihak terkait lainnya," sebut Wako Hendri Septa.

Sementara itu, Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia Wanda Leksamana menilai, meningkatkanya kasus kejahatan seksual pada anak akibat semua pihak termasuk anak belum terpapar secara optimal tentang pendidikan kesehatan reproduksi. Padahal ini penting diberikan agar anak dan orang tua mengetahui bagian tubuh mana saja yang boleh disentuh dari anaknya.

"Ke depan perlu didorong hadirnya kurikulum pada satuan pendidikan di sekolah terkait dengan pendidikan kesehatan reproduksi," cetus Wanda.

Pada sisi lain, Wanda menilai meningkatkan kasus kejahatan terhadap anak karena sensitifitas perlindungan anak sudah semakin membaik. Semua pihak sudah bersedia melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan pada anak kepada pihak yang berwenang.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Humas Kota Padang

Tags

Terkini

Unit Provost Satpol PP Padang Bakal Dibubarkan

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:48 WIB

Pj Sekda Padang Bertugas Hingga Ada yang Definitif

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:45 WIB

Ingat! Satpol PP Padang Garda Terdepan Penegak Perda

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:16 WIB
X