Kronologi Suami Tikam Istri Hingga Meregang Nyawa di Bukittinggi

- Kamis, 25 November 2021 | 16:57 WIB
Ilustrasi penikaman oleh suami terhadap istri
Ilustrasi penikaman oleh suami terhadap istri

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berujung maut di Jorong Batang Buo, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan IV Angkek Candung, Agam, Kamis (25/11/2021) sempat menghebohkan warga.

Pasalnya, setelah menikam S (25), suaminya A (27) langsung meninggalkan lokasi kejadian. Saat melarikan diri, warga sekitar mengaku sempat berpapasan dengan pelaku.

Baca Juga: Sadis! Ibu Muda Meregang Nyawa Ditikam Suami di Bukittinggi

Setelah mendapat 13 tusukan, S sempat berlari keluar rumah dengan badan penuh darah sambil memegang luka tusukan dinlehernya untuk meminta bantuan warga.

Namun sayang, saat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis, nyawa S tidaj tertolong akibat luka yang dideritanya dan kehabisan darah.

Kanit III PPA, Polres Bukittinggi, IPDA Tiara Nur Raudah, S.Tr.K mengungkapkan, kejadian tersebut diawali dengan pertengkaran suami istri antara pelaku A dan korban S.

Dalam pertengkaran tersebut, A merasa sakit hati karena korban memaki-makinya saat pelaku ingin bertemu dangan anak korban.

IPDA Tiara menjelaskan, pelaku dan korban memang memiliki masalah rumah tangga beberapa bulan terakhir. Puncaknya hari ini saat pelaku menghabisi nyawa korban dengan 13 tusukan.

Dari keterangan IPDA Tiara, anak yang ingin dilihat pelaku ternyata bukan anak kandungnya. Anak tersebut adalah anak korban dengan suami pertamanya. Namun, pelaku sudah memganggap anak tersebut seperti anak sendiri.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Kota Sawahlunto Dapat Dua Penghargaan dari JKPI

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Tinjau Sumdarsin di Polda Sumbar

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:43 WIB

Perguruan Thawalib Peringati Hari Disabilitas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:44 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Surau Al-Ikhlas Taluak Agam

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:32 WIB
X