Menteri PPN/Bappenas Harap Sumbar Terus Berinovasi Majukan Daerah

- Kamis, 25 November 2021 | 18:21 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah terima piala juara terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 yang diserahkan secara langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah terima piala juara terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 yang diserahkan secara langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa berharap keberhasilan berbagai inovasi yang menjadi terbaik I diluar pulau Jawa dilakukan pemerintah provinsi Sumbar agar juga dapat diterapkan di berbagai kabupaten kota. Selamat dan sukses Pemprov Sumbar, teruslah berinovasi majukan daerah, semoga selalu menjadi yang terbaik.

Hal ini disampaikan Suharso Monoarfa seusai acara Launching Buku Knowledge SharingPembangunan Daerah yang telah ditandatangani oleh Bapak Menteri (Buku Terlampir), dan diikuti dengan penyerahan Piala PPD 2020 dan PPD 2021, di kantor Bappenas RI Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Bertemu Dubes Arab Saudi, Gubernur Sumbar Lobi agar Juara MTQ Diterima di Kampus Timur Tengah

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah terima piala juara terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 yang diserahkan secara langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI.

Suharso menyampaikan, buku Knowledge Sharing Pembangunan Daerah dengan Praktik-Praktik Cerdas merupakan wujud Kementerian PPN/Bappenas dalam memotret pembangunan daerah dan inovasinya. Berawal dari penyelenggaraan pemberian penghargaan untuk perencanaan pembangunan daerah terbaik oleh Bappenas, ide penyusunan buku Knowledge Sharing ini dirasakan mendesak untuk diwujudkan.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Jadi Narasumber KLHK untuk Penyelesaian Pemanfaatan Hutan Tidak Sah

"Hal ini bersamaan dengan transformasi dari Anugerah Pangripta Nusantara 2011-2017 menjadi Penghargaan Pembangunan Daerah atau PPD sejak 2018, penyusunan buku ini dimaksudkan memperbesar manfaat dari pelaksanaan evaluasi pembangunan daerah. Buku ini pertama kali diterbitkan untuk PPD 2018, dan edisi saat ini dilanjutkan dengan merangkum praktis cerdas pembangunan daerah dari tahun 2019 sampai tahun 2020", ujar Suharso.

Suharso berharap buku ini dapat menawarkan alternatif solusi untuk permasalahan yang muncul di daerah. Replikasi dan modifikasi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang di daerah tersebut. Melalui pemahaman penyelesaian masalah dalam praktik-praktik cerdas, suatu daerah bisa merefleksikan apa yang terjadi di daerahnya.

"Kemudian terinspirasi dan mendapatkan referensi bagaimana menemukan solusi persoalan. Saya yakin potensi yang dimiliki masing-masing daerah luar biasa. Jangan sampai potensi itu tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat", ujarnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Kota Sawahlunto Dapat Dua Penghargaan dari JKPI

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Tinjau Sumdarsin di Polda Sumbar

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:43 WIB

Perguruan Thawalib Peringati Hari Disabilitas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:44 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Surau Al-Ikhlas Taluak Agam

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:32 WIB
X