Polisi Amankan 184 Batang Kayu yang Diduga Illegal Logging di Painan

- Kamis, 25 November 2021 | 20:23 WIB
Polisi Amankan 184 Batang Kayu Diduga Illegal Logging di Painan
Polisi Amankan 184 Batang Kayu Diduga Illegal Logging di Painan

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Tim Macan Kumbang Satreskrim Polres Pesisir Selatan berhasil mengamankan 184 batang kayu balok pecahan jenis Merantih diduga illegal logging saat melintas menggunakan dump truk jenis Hino di depan kantor POM, Jalan Sutan Syahrir Pincuran Boga, Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan.

Baca Juga: Ribuan Kubik Kayu Hasil Ilegal Logging Ditemukan Tim Polda Riau

"Penangkapan bermula dari informasi masyarakat sehingga tim opsonal Macan Kumbang Satreskrim Polres Pesisir Selatan lakukan patroli," kata Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose pada Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Polda Sumbar Bongkar Illegal Logging di Pesisir Selatan, 2 Orang Ditangkap

Kemudian, imbuhnya, benar dan ditemukan adanya orang yang menguasai, memiliki, mengangkut atau membawa hasil hutan kayu dengan menggunakan 1 unit dump truk jenis Hino warna Hijau pelat nomor BA 9553 QU dari Jalamu, Batang Kapas menuju Kota Padang pada pukul 03:00 Rabu (24/11/2021). 

"Tim melakukan penyetopan terhadap mobil yang dicurigai dan menanyakan muatan yang dibawa dan pemiliknya yang berinisial II (40) domisili Kampung Jalamu Koto Hilie Batang Kapas, Pesisir Selatan dan sopirnya inisial DWA (20) domisili Perawang Kabupaten Siak, Riau menyatakan bahwa yang dibawa adalah hasil hutan kayu jenis merantih dan mandirawan (Borneo)," ujarnya.

Baca Juga: Sempat Terjadi Pengejaran 1 Kapal Ikan Illegal Asing di Perairan Indonesia dan Berakhir Penangkapan

Selanjutnya, tim menanyakan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) yang dimiliki hanya satu lembar nota angkutan Kayu olahan dari UD. DAKFAL Nomor: 1238000220959 miliknya sendiri yang bergerak dalam dibidang perabot.

Kasat menyatakan pelaku sebagai pemilik memperolehnya dengan membelinya langsung dari operator mesin chainsaw yang ditebang dari Bukit Anduring dan Bukit di atas Hulu Air IV Koto Hilie.

"Sekarang ini untuk permintaan keterangan lebih lanjut terhadap pemilik kayu dan sopir beserta BB dibawa ke Polres Pesisir Selatan untuk proses selanjutnya," tutupnya.

Adapun barang bukti yakni, satu unit truk merek HINO warna hijau BA 9553 QU atas nama PT DASA TRANS NUSANTARA beserta STNK dan Kunci Kontak, bermuatan kayu sebanyak 184 batang.

Dia menambahkan pelaku dijerat dalam hal mengangkut, memiliki, menguasai hasil hutan kayu tanpa dilengkapi dokumen SKSHH sebagaimana UU 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan dan UU lainnya. "Kita lihat nanti hasil lengkap pemeriksaannya," tutupnya. (*)

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

PLN Sumbar Kenalkan Motor Listrik ke Pejabat Publik

Kamis, 9 Desember 2021 | 19:32 WIB
X