Ketua TP-PKK Agam Ajak Bacaleg Perempuan Wakili Suara Kaum Ibu

- Kamis, 25 November 2021 | 21:40 WIB
Ketua TP-PKK Kabupaten Agam saat menghadiri Pelatihan Peningkatan SDM Bagi Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) perempuan  ((AMC News))
Ketua TP-PKK Kabupaten Agam saat menghadiri Pelatihan Peningkatan SDM Bagi Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) perempuan ((AMC News))

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Agam, Ny. Yennita Andri Warman mengajak Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) untuk dapat mewakili suara-suara kaum ibu.

Dilansir dari Agam Media Center (AMC), hal itu disampaikan Ny. Yenni Andri Warman saat menghadiri Pelatihan Peningkatan SDM Bagi Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) perempuan di daerah tersebut yang digelar Dinas Dalduk KB PP & PA Kabupaten Agam, Kamis (25/11/2021) di Lubuk Basung.

Menurutnya, kaum perempuan dalam kehidupan sehari-hari memiliki pengalaman khusus yang hanya dapat dipahami oleh perempuan itu sendiri. Pasalnya, perempuan lebih mengetahui apa yang menjadi kebutuhan kaum ibu.

Baca Juga: Nagari Kapau Menerima Penghargaan Atas Capaian 100 Persen Vaksin

“Misalnya seperti masalah kesehatan reproduksi, kesehatan keluarga, harga sembilan bahan pokok, pendidikan anak, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, diskriminasi di tempat kerja, diskriminasi di hadapan hukum dan lain-lain,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk itu, menjadi penting bagi Bacaleg perempuan di Kabupaten Agam untuk menyuarakan hak-hak tersebut dengan cara turut terlibat dalam pembuatan keputusan saat terpilih menjadi anggota legislatif nanti.

Ia juga memaparkan hal lain yang tak kalah penting, dalam kaitan perempuan dan politik adalah meningkatnya kesadaran politik perempuan. Artinya, perempuan harus memahami hak politiknya seperti memilih, dipilih dan memantau pelaksanaan pemilu.

Yenni menyebutkan, jumlah pemilih perempuan di Kabupaten Agam lebih besar dibandingkan kaum laki-laki, yakni sekitar 50,60 persen dari jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun, jumlah tersebut tidak sebanding dengan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif di berbagai tingkatan.

Oleh sebab itu katanya, kaum ibu yang hadir pada pelatihan peningkatan SDM perempuan itu diharapkan dapat mentransfer pengetahuan kepada kaum ibu lainnya. Sebab, pelatihan tersebut merupakan upaya mewujudkan sumbangsih perempuan dalam pembangunan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Agam Media Center

Tags

Terkini

Kota Sawahlunto Dapat Dua Penghargaan dari JKPI

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Tinjau Sumdarsin di Polda Sumbar

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:43 WIB

Perguruan Thawalib Peringati Hari Disabilitas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:44 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Surau Al-Ikhlas Taluak Agam

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:32 WIB
X