Mandikan Anjing di Sungai, Sopir di Sijunjung Ditemukan Tewas Tenggelam

Milna Miana
- Senin, 29 November 2021 | 16:15 WIB
Personil BPBD Sijunjung dibantu aparat TNI,Polri dan warga masyarakat saat mengevakuasi jasad korban bernama Basril (51) warga Jorong Pulau Berambai Kenagarian Muaro Kecamatan Sijunjung yang diduga hilang sejak Minggu (28/11) pagi dan ditemukan pada Senin (29/11) pagi yang diduga tenggelam di Sungai Batang Palangki.
Personil BPBD Sijunjung dibantu aparat TNI,Polri dan warga masyarakat saat mengevakuasi jasad korban bernama Basril (51) warga Jorong Pulau Berambai Kenagarian Muaro Kecamatan Sijunjung yang diduga hilang sejak Minggu (28/11) pagi dan ditemukan pada Senin (29/11) pagi yang diduga tenggelam di Sungai Batang Palangki.

SIJUNJUNG, HARUANHALUAN.COM - Sempat dilaporkan hilang, seorang warga jorong Pulau Berambai Kenagarian Muaro Kecamatan Sijunjung, Senin (29/11) ditemukan tak bernyawa di Sungai Batang Palangki Jorong Pulau Berambai Nagari Muaro. Korban diduga tenggelam di Sungai tersebut saat memandikan anjing peliharaannya sehari sebelumnya.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian tersebut bermula saat korban bernama Basril panggilan Bujang (51) yang kesehariannya bekerja sebagai sopir mobil umum melaksanakan aktivitas rutinnya pada Minggu (28/11) pagi sekira pukul 7.00 Wib ke Sungai Batang Palangki untuk memandikan anjing peliharaan miliknya sebelum pergi berburu.

Baca Juga: KLM Firman Jaya 3 Tenggelam di Selat Malaka, Lima ABK Dievakuasi ke Karimun

Pihak keluarga yang sudah mengerti dengan kebiasaan korban tersebut tak sempat menaruh curiga, karena korban setelah memandikan anjingnya di sungai, biasanya pasti pergi berburu bersama dengan teman temannya.

Namun, Minggu sore saat teman-teman berburunya sudah pulang dari berburu, teman teman korban sempat menanyakan kepada keluarga korban kenapa korban tidak pergi ikut berburu.

Baca Juga: Hari Ini BPBD Inhil Lanjutkan Pencarian, Penangguk Ikan Dilaporkan Tenggelam

Pihak keluarga pun terkejut dan balik bertanya kepada teman korban, bukannya korban ikut berburu bersama mereka. Merasa curiga, pihak keluarga bersama teman korban pun mengecek ke tepian Sungai dimana korban biasanya memandikan anjing peliharaannya tersebut.

Setibanya di pinggiran Sungai, Keluarga dan teman korban pun menemukan sandal milik korban serta anjing peliharaannya dalam kondisi terikat di tepi sungai tersebut serta sempat melakukan pencarian dipinggiran Sungai hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung.

Kepala Pelaksana BPBD Sijunjung Hendri Chaniago melalui Kasie Kedaruratan Heries SH yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

X