Dokter di Afrika Selatan: Gejala Pasien Varian Omicron Sangat Ringan, Bisa Rawat di Rumah

Nova Anggraini
- Selasa, 30 November 2021 | 01:05 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19
Ilustrasi pasien Covid-19

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang dokter Afrika Selatan, salah satu pihak pertama yang mencurigai jenis virus corona baru yang berbeda di antara pasiennya, mengatakan pada Ahad bahwa gejala varian Omicron sejauh ini ringan dan dapat dirawat di rumah.

Dr Angelique Coetzee, seorang dokter praktik swasta dan ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, mengatakan kepada Reuters pada 18 November dia melihat tujuh pasien di kliniknya yang memiliki gejala yang berbeda dari varian Delta yang dominan, meskipun "sangat ringan".

Omicron, yang dikelompokkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai variant of concern, terdeteksi dan diumumkan oleh Institut Nasional Penyakit Menular (NICD) Afrika Selatan pada 25 November dari sampel yang diambil dari laboratorium antara 14 November hingga 16 November, menurut laporan Reuters.

Coetzee mengatakan seorang pasien pada 18 November melaporkan di kliniknya mengaku "sangat lelah" selama dua hari dengan nyeri tubuh dan sakit kepala.

"Gejala pada tahap itu sangat terkait dengan infeksi virus normal. Dan karena kami belum melihat Covid-19 selama delapan hingga 10 minggu terakhir, kami memutuskan untuk melakukan tes," katanya, seraya menambahkan bahwa pasien dan keluarganya ternyata positif.

Pada hari yang sama, lebih banyak pasien datang dengan gejala yang sama, saat itulah dia menyadari ada "sesuatu yang lain terjadi". Sejak itu, dia melihat dua hingga tiga pasien setiap hari.

"Kami telah melihat banyak pasien Delta selama gelombang ketiga. Dan ini tidak sesuai dengan gambaran klinis," katanya, seraya menambahkan bahwa dia memberi tahu NICD pada hari yang sama dengan hasil klinisnya.

"Sebagian besar dari mereka melihat gejala yang sangat, sangat ringan dan sejauh ini tidak ada yang menerima pasien untuk operasi. Kami telah dapat merawat pasien ini secara konservatif di rumah," katanya.

Coetzee, yang juga di Komite Penasihat Menteri untuk Vaksin, mengatakan tidak seperti varian Delta sejauh ini, pasien belum melaporkan kehilangan penciuman atau rasa dan tidak ada penurunan besar dalam kadar oksigen dengan varian baru.

Pengalamannya sejauh ini adalah bahwa varian tersebut memengaruhi orang yang berusia 40 tahun atau lebih muda. Hampir setengah dari pasien dengan gejala Omicron yang dirawatnya tidak divaksinasi.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Tempo.co

Tags

Terkini

X