Buka Lahan dengan Dibakar, BPBD Sijunjung: Berpotensi Timbulkan Karhutla

- Selasa, 30 November 2021 | 16:54 WIB
Personil BPBD Sijunjung dibantu personil pemadam Kebakaran, aparat TNI dan Polri berusaha memadamkan kebakaran Lahan di Kabun Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus. (Ogi/Harianhaluan.com)
Personil BPBD Sijunjung dibantu personil pemadam Kebakaran, aparat TNI dan Polri berusaha memadamkan kebakaran Lahan di Kabun Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus. (Ogi/Harianhaluan.com)

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung mengingatkan kepada warga masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan untuk menghindari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Baca Juga: Perkara Ancaman Persetubuhan dengan Anak Tiri di Solok Selatan, JPU dan Terdakwa Nyatakan Banding

Himbauan tersebut disampaikan BPBD Sijunjung, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadinya tiupan angin kencang serta memasuki musim kemarau.Baca Juga: Dulu Viral Pemalak! Sekarang Izet Alami Perubahan Positif, Rajin Ibadah

Apalagi, sejumlah kawasan di Kabupaten Sijunjung merupakan daerah rawan terjadinya Karhutla. Bahkan terjadi hampir di setiap tahun, saat memasuki musim kemarau.Baca Juga: Breaking News: MPR Desak Presiden Jokowi Copot Sri Mulyani

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sijunjung Hendri Chaniago didampingi Kasie Kedaruratan Heries SH mengatakan jika melihat kondisi cuaca dua pekan terakhir, sudah mulai memasuki musim kemarau.

“Ditambah lagi, akhir akhir ini kita juga memantau selain cuaca panas, angin kencang juga masih berpotensi terjadi. Selain itu, BPBD Sijunjung dalam satu pekan terakhir ini sudah dua kali menangani Karhutla. Makanya, kami ingatkan lagi, jangan membakar lahan sembarangan,” katanya, Selasa (30/11).

Berdasarkan pengalaman, lanjutnya, hampir setiap musim panas atau kemarau, kebakaran hutan maupun lahan, terjadi di sejumlah kawasan di Kabupaten Sijunjung.Baca Juga: BPBD Bukittinggi Imbau Masyarakat Waspada Perubahan Iklim

“Salah satu penyebabnya karena adanya pembersihan lahan dengan cara dibakar. Alhasil, tidak terkendali sehingga merembet ke lahan perkebunan lainnya, bahkan bisa sampai menjalar ke kawasan hutan,” tuturnya. (*)

 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X