Korban Kebakaran di Pesisir Selatan Terharu dengan Kepedulian Pemerintahan Nagari

- Rabu, 1 Desember 2021 | 22:27 WIB
Korban Kebakaran di Pessel Terharu dengan Kepedulian Nagari
Korban Kebakaran di Pessel Terharu dengan Kepedulian Nagari


PESSEL, HARIANHALUAN.COM - Korban kebakaran warga Kampung Gurun Panjang, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan Safril Kamta terharu atas kepedulian pemerintahan nagari terhadap keluarganya yang ditimpa musibah kebakaran pada Minggu 28 November lalu.

Safril Kamta, ketika menerima bantuan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintahan Nagari Lakitan beserta perangkatnya.

"Sebagai yang ditimpa musibah, saya tidak melihat berapa besar bantuan yang disalurkan, namun yang lebih utama sekali adalah kepedulian yang telah ditunjukan. Dari itu saya menyampaikan ucapan terima kasih," ungkapnya.

Dijelaskannya bahwa kebakaran yang dialaminya itu tidak saja sekedar membuat dia kehilangan tempat tinggal, tapi juga kehilangan pekerjaan dari usaha yang dirintis sejak enam tahun lalu.

"Bahkan beberapa karyawan yang bekerja di pabrik furniture juga kehilangan pekerjaan dan menganggur. Dari itu saya berharap ada kepedulian pemerintah dalam memberikan kemudahan untuk mendapatkan modal usaha kembali. Apakah itu dalam bentuk rekomendasi kepada pihak pemodal, maupun dalam bentuk bantuan lainnya melalui program yang ada," harapnya.

Dijelaskan juga bahwa sekarang dia memang tengah mengumpulkan puing-puing sisa kebakaran yang mungkin masih ada yang bisa dimanfaatkan.

"Sambil mengumpulkan puing-puing sisa kebakaran, saya juga mendirikan pondok di bekas bangunan yang terbakar ini untuk sekedar berteduh. Namun untuk tempat tinggal, saya bersama istri dan tiga anak saya sekarang numpang di rumah mertua di Kampung Karang Tangah, Nagari Lakitan Selatan," jelasnya.

Sebelumnya, pabrik furniture yang membuat dan memproduksi beraneka jenis perabotan rumah tangga itu dilalap sijago merah di Kampung Gurun Panjang, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Walau peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian yang dialami Safril Kamta, sebagai pemilik pabrik mencapai Rp 1,2 miliar. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X