Amankan Perairan Nusantara, Sistem Pengawasan Laut Indonesia Diluncurkan

Nova Anggraini
- Kamis, 2 Desember 2021 | 06:50 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Rabu (1/12) memperkenalkan Indonesian Integrated Monitoring System On Navigation (I-Motion).

Ini merupakan sebuah sistem yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut cq Direktorat Kenavigasian yang mengintegrasikan data dari Vessel Traffic Services (VTS) dan Stasiun Radio Pantai (SROP) serta berbagai sumber lainnya, guna melaksanakan pengawasan lalu-lintas pelayaran di perairan Indonesia.

I-Motion diluncurkan dalam acara Simposium di Bidang Telekomunikasi Pelayaran Dengan Tema “Sinergitas Pengawasan Maritim Mewujudkan Keselamatan Dan Keamanan Pelayaran”.

Pelaksanaan kegiatan simposium di bidang telekomunikasi pelayaran tahun 2021 ini adalah sebagai forum diskusi antar Kementerian /Lembaga yang memiliki tugas di bidang pengawasan maritim untuk membahas kesiapan sumber daya pengawasan maritim yang dimiliki dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas pengawasan maritim, serta isu-isu strategis terkini terkait keselamatan dan keamanan pelayaran.

Menhub Budi mengatakan sinergi antar Kementerian dan Lembaga harus dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing - masing dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan perkembangan teknologi informasi, dimana masing-masing Kementerian dan Lembaga memiliki sistem pengawasan maritim dengan spesifikasi yang berbeda disesuaikan dengan kebutuhannya, pertukaran data dan informasi antar kementerian dan lembaga merupakan suatu keharusan untuk mengoptimalkan pengawasan di wilayah perairan nusantara yang sangat luas ini.

"Pada kesempatan ini, saya selaku Menteri Perhubungan dengan bangga memperkenalkan, Indonesian Integrated Monitoring System On Navigation (I-Motion). Direktorat Jenderal Perhubungan laut, memiliki VTS dan stasiun radio pantai pada masing – masing Distrik Navigasi yang memiliki fungsi dalam pengawasan lalu – lintas pelayaran dalam mewujudkan keselamatan pelayaran. Semoga sistem ini dapat bermanfaat dan dapat bersinergi dengan sistem yang dimiliki oleh Kementerian/Lembaga lainnya," ujar Menhub Budi dalam keterangannya, Rabu (1/12/2021).

Menhub Budi menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dengan dua pertiga luas lautan dan memiliki posisi strategis bagi jalur pelayaran dunia. Secara hukum, indonesia telah ditetapkan sebagai negara maritim yang tertuang pada United Nations Convention On The Law Of The Sea (UNCLOS) 1982.

Sebagai negara maritim, Indonesia tentunya harus memiliki sistem pengawasan yang kuat di wilayah perairan salah satunya I-Motion yang hari ini diresmikan dalam rangka menjaga kedaulatan dan mewujudkan keselamatan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim.

Karena dengan cakupan wilayah perairan yang luas, tentunya diperlukan kerjasama dan koordinasi serta sinergitas antar Kementerian/Lembaga guna mewujudkan jalur pelayaran yang aman dan nyaman bagi kapal-kapal yang melintas maupun yang berkunjung ke pelabuhan di Indonesia.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Liputan6.com

Tags

Terkini

Berprestasi, Wako Hendri Septa Umrahkan 44 ASN Padang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:15 WIB

Pemkab Pessel Terima CSR Bank Nagari untuk Pendidikan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:01 WIB
X