Ngeri! Ternyata Pencabulan Terhadap Putri Kandung di Banuhampu Sudah Berulang Kali Dilakukan Ayahnya

- Jumat, 3 Desember 2021 | 19:40 WIB
FE (39) pelaku pencabulan anak kandungnya di Jorong Sungai Landai Nagari Cingkariang Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam
FE (39) pelaku pencabulan anak kandungnya di Jorong Sungai Landai Nagari Cingkariang Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Kasus pencabulan anak kandung oleh ayahnya di Banuhampu terungkap setelah bertahun-tahun di pendam korban.

Mirisnya, pelaku yang ayah kandung korban melakukan tindakan tersebut terhadap anaknya yang masih duduk di bangku SMP.

Pelaku berinisial FE (39), melakukan tindakan asusila kepada anaknya yang berumur 15 tahun.

M (32) selaku ibu kandung korban yang baru mengetahui perbuatan pelaku setelah bertahun-tahun, akhirnya melapor ke Polres Bukittinggi.

Dari Laporan Polisi Nomor : LP/B/305/XI/2021/SPKT/Polres Bukittinggi/Polda Sumbar, tanggal 30 November 2021, terkait dugaan tindak pidana perbuatan cabul yang terjadi pada Minggu (28/11/2021) sekitar pukul 03.00 WIB, Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku.

Pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek tersebut diamankan di Jorong Sungai Landai Nagari Cingkariang Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, Selasa (30/11/2021).

Karena korban masih dibawah umur dan berstatus anak, kini kasus tersebut ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Bukittinggi.

Kanit III PPA, Polres Bukittinggi, IPDA Tiara Nur Raudah, S.Tr.K mengungkapkan kepada Harianhaluan.com, Jumat (3/12/2021), pelaku yang juga ayah kandung korban, dijerat undang-undang perlindungan anak.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X