Hampir Semua Daerah di Sumbar Masuk Pengaruh Buruk Narkoba

- Minggu, 5 Desember 2021 | 12:45 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan pengarahan pada Siswa PPPJ angkatan 78 kelas III Sumbar di Padang.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan pengarahan pada Siswa PPPJ angkatan 78 kelas III Sumbar di Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Penegakan hukum sesuai konstitusi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 seperti yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Presiden menyebut pada 2045 terbentang peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi lima negara besar dunia. Salah satu faktor pendukungnya adalah generasi muda saat ini, termasuk para penegak hukum yang masih dalam pendidikan dan pembentukan saat ini," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan pengarahan pada Siswa PPPJ angkatan 78 kelas III Sumbar di Padang.

Baca Juga: BNNP Sumbar Musnahkan 53,1 Kilogram Ganja

Ia mengatakan dengan adanya jaminan kepastian dan penegakan hukum dengan aparatur yang ideal, maka semua lini akan bisa berkembang secara maksimal.

Investasi umpamanya, membutuhkan adanya kepastian hukum demikian juga hal lain yang berkaitan dengan sosial ekonomi kemasyarakatan. Karena itu aparatur penegak hukum yang mumpuni sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Polda Sumbar Teken MoU dengan BNNP dan Universitas Muhammadiyah Sumbar

Apalagi dalam kondisi saat ini, banyak kendala yang dihadapi yang bisa menggerus potensi generasi muda salah satunya narkoba. Data BNNP Sumbar hampir semua daerah di Sumbar telah masuk pengaruh buruk barang haram itu.

Jika tidak diatasi, maka visi Indonesia Emas 2045 bisa terganjal dan gagal. Yang bisa diharapkan untuk memperbaiki kondisi ini adalah para penegak hukum termasuk jaksa.

"Karena itu, bagi peserta pelatihan diharapkan benar-benar bisa menyerap ilmu, pengetahuan dan prinsip jaksa yang ideal selama pelatihan guna menyumbangkan kemampuan untuk menggapai visi Indonesia Emas," katanya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

32 ASN Padang Panjang Terima Vaksin Booster

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:13 WIB

1,9 Juta Pengaduan Masuk ke SP4N LAPOR

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:15 WIB
X