BKSDA Agam Temukan Tumbuhan Langka Kantong Semar di Matua Hilia

- Senin, 6 Desember 2021 | 18:02 WIB
Tumbuhan kantong semar (Nepenthes) di Matua Hilia (AMC News)
Tumbuhan kantong semar (Nepenthes) di Matua Hilia (AMC News)

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Beberapa hari lalu ditemukan tumbuhan langka dan dilindungi jenis kantong semar (Nepenthes) di Matua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Dilansir dari Agam Media Center (AMC), Kepala Resor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam, Ade Putra di Lubuk Basung, Minggu (5/11/2021) mengatakan, penemuan tumbuhan langka itu saat tim melakukan peninjuan lapangan di wilayah Matua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, tumbuh di tebing jalan dan ranting kayu.

Baca Juga: Ditemukan Jejak Kaki Harimau Ukuran 10 Sentimeter di Agam, BKSDA Pasang Kamera Trap

“Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi, di Indonesia terdapat 59 jenis kantong semar yang statusnya dilindungi dari ancaman kepunahan,” kata Ade Putra.

Tumbuhan yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya ini sangat unik dan menarik. Pihaknya meminta warga untuk tidak mengganggu tanaman kantong semar ini.

Baca Juga: Buaya Muara Kerap Muncul di Sungai, BKSDA Pasang Plang Peringatan

Ia mengungkapkan, kantong ini menjadi ciri khas dan pembeda dari tumbuhan lainnya. Warnanya hijau dengan bercak merah, atau ungu, kuning, hingga hijau dan putih berfungsi menangkap serangga dan hewan-hewan kecil lainnya.

Kantong khusus pada tumbuhan ini dilapisi lilin sangat licin, dan juga menghasilkan cairan asam yang bernama proteolase dan berfungsi mencerna kerangka keras dan daging serangga,

“Tanaman langka ini memiliki cairan asam bernama proteolase, fungsinya untuk mencerna kerangka keras dan daging serangga, kemudian diserap menjadi nutrisi bagi tanaman ini,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

X