Kemendagri Pilih Padang Jadi Pilot Project Aplikasi Simudah

- Rabu, 8 Desember 2021 | 13:45 WIB
Wali Kota Padang Hendri Septa saat menghadiri Launching Aplikasi 'Simudah' dan serah terima Mesin Anjungan Simudah di Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat Selasa pagi (07/12/2021).
Wali Kota Padang Hendri Septa saat menghadiri Launching Aplikasi 'Simudah' dan serah terima Mesin Anjungan Simudah di Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat Selasa pagi (07/12/2021).

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) memilih Kota Padang sebagai pilot project dalam implementasi Sistem Mutasi Daerah (Simudah).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Hendri Septa usai menghadiri Launching Aplikasi 'Simudah' dan serah terima Mesin Anjungan Simudah di Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat Selasa pagi (07/12/2021). Mesin Anjungan Simudah diterima Wako Hendri Septa dari Ditjen Otda Akmal Malik.

Baca Juga: Wako Padang Dengarkan Pandangan Fraksi DPRD Terkait Ranperda Perubahan RPJMD 2019-2024

Hendri Septa mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Kemendagri, karena telah menjadikan Kota Padang sebagai pilot project dalam penggunaan aplikasi Simudah ini.

"Kita sangat senang dan bangga, Kota Padang dapat kepercayaan dan penghargaan bersama Kota Solo dan Kabupaten Konawe Utara sebagai kota yang diberikan kepercayaan untuk melaksanakan Aplikasi Simudah ini," ujar Wako Hendri Septa dikutip dari Facebook Humas Kota Padang, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: Wako Padang: Kerjasama Kabupaten/Kota Penting Kembangkan Ekonomi Kreatif

Wali Kota Padang menjelaskan, Simudah merupakan inovasi terbaru yang diluncurkan oleh Kemendagri. Sistem Informasi Mutasi Daerah bagi PNS yang diluncurkan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi PNS yang akan melakukan proses Mutasi antar Pemerintah Kabupaten/Kota lintas Provinsi dan antar Provinsi.

"Aplikasi Simudah ini merupakan upaya dari Pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan promosi karir bagi ASN di seluruh Indonesia. Melalui aplikasi ini mereka dapat memilih mana-mana kota yang sesuai dengan potensi mereka untuk mutasi," terang Wako Hendri Septa.

Lebih lanjut wali kota menyampaikan, melalui aplikasi ini para ASN juga akan dimudahkan untuk mengetahui perkembangan progres mutasi, cetak SK mutasi secara mandiri oleh PNS yang bersangkutan dengan Sistim Face Recognition/Rekam pengenalan wajah yang telah terintegrasi dengan data Base Kependudukan apabila valid maka SK Mutasi dapat dicetak.

"Dari beberapa kota di Pulau Sumatera, Kota Padang mendapat kepercayaan dalam penggunaan aplikasi ini. Kita akan jaga dan gunakan aplikasi ini (mesin anjungan) dengan sebaik-baiknya, bagi kepentingan karir dan kebutuhan ASN Kota Padang," pungkas Wako Hendri Septa didampingi Pj Sekdako Padang Arfian, Sekretaris Inspektorat Ferri E. Rinaldy, Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, Kabid Mutasi BKPSDM Pagara Anas, dan Camat Kuranji Eka Putra Buhari. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Humas Kota Padang

Tags

Terkini

X