SPTN IV Pulihkan Ekosistem TNKS Seluas 274 Hektare di Solok Selatan

- Rabu, 8 Desember 2021 | 12:38 WIB
SPTN IV  TNKS saat konferensi pers di Padang Aro (Jefli)
SPTN IV TNKS saat konferensi pers di Padang Aro (Jefli)

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Seluas 274,52 hektare (Ha) hutan zona rehabilitasi Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) telah dipulihkan ekosistemnya melalui kegiatan kemitraan konservasi sejak 2020-2021 di Kabupaten Solok Selatan.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Kerinci Seblat Wilayah IV, David mengatakan bahwa untuk mengembalikan fungsi zona rehabilitasi tersebut, pihaknya telah melakukan kemitraan konservasi dengan melibatkan 8 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang tersebar di Solok Selatan.

"Pemulihan ekosistem saat ini luasnya mencapai 274,52 Ha dengan cara pemberdayaan masyarakat melalui KTH berupa bantuan senilai total Rp 400 juta bagi 8 kelompok," kata David, Rabu (8/12/2021) saat konferensi pers di Padang Aro.

Menurutnya, penggunaan kawasan SPTN IV berdasarkan data dokumen zonasi TNKS tahun 2020 untuk penggunaan lain di zona rehabilitasi terjadi penurunan sekitar 1.018 Ha (16,76 %) dari 14.255 Ha menjadi 13.237 Ha.

Dalam upaya pengembalian zona rehabilitasi yang sudah menjadi lahan perladangan masyarakat sehingga dilakukan pemberdayaan. Berupa pemulihan ekosistem TNKS yang melibatkan masyarakat melalui KTH di Solok Selatan berupa peningkatan ekonomi dengan cara penanaman pohon dan bantuan ternak Sapi.

"Kerja sama kemitraan ini dilakukan selama 5 tahun, dengan jenis tanaman yang disepakati masyarakat dan setelah produksi hasilnya bisa dinikmati oleh anggota KTH. Syaratnya masyarakat tidak boleh menambahkan areal perambahan hutan," ujarnya

Pihaknya berharap setelah menghasilkan nantinya, masyarakat bisa meningkat perekonomiannya dan bisa memanfaatkan untuk produktifitas yang lain diluar hutan zona rehabilitasi TNKS. (*)

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X