Tingkat Vaksinasi di Nagari Bahagia Padanggelugur Capai 85 Persen

- Rabu, 8 Desember 2021 | 20:09 WIB
Wali Nagari Bahagia Padanggelugur, Amri Pasaribu.
Wali Nagari Bahagia Padanggelugur, Amri Pasaribu.

LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.COM - Kesadaran masyarakat Nagari Bahagia Padanggelugur, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman, akan pentingnya vaksinasi Covid-19 terbilang tinggi.

Berdasarkan data dari Pemerintah Nagari Bahagia, warga yang sudah menjalani vaksinasi mencapai 4.649 orang lebih, dari total target wajib vaksinasi sebanyak 5.437 orang, atau sekitar 85,5 persen.

Wali Nagari Bahagia, Amri Pasaribu mengapresiasi tingginya antusias masyarakat setempat terhadap program vaksin di nagari itu. Menurutnya, suksesnya program vaksinasi di nagari itu tidak terlepas dari kesadaran masyarakat dan kerja keras banyak pihak.

"Sosialisasi secara door to door ke masyarakat bahwa vaksin itu benar benar halal dan aman, adalah kunci suksesnya. Selain itu, kesadaran masyarakat akan arti pentingnya vaksin Covid-19 di nagari ini sangat tinggi," ujar Amri saat ditemui di kantornya, Kamis (8/12/2021).

"Kunci sukses lainnya, kita beri pehamanan kepada masyarakat bahwa yang butuh vaksin itu adalah masyarakat itu sendiri. Selain itu, kita memberikan contoh bahwa kita perangkat nagari, termasuk saya (Wanag) sudah divaksin terlebih dahulu," tambah Amri lagi.

Pada awalnya, kata Amri, nagari yang ia pimpinnya itu sudah dicap bahwa capaian vaksinasinya tidak akan pernah mencapai target dari pemerintah. Hal itu tidak terlepas dari karakter masyarakatnya yang dikenal keras dan kritis.

"Pernah, pada awal-awal program vaksin ini mulai. Banyak yang bilang, bahwa nagari kita ini rendah capaiannya, tingkat kesadaran warganya kuranglah. Tapi, alhamdulillah, tudingan itu terbantahkan," katanya.

Saat ini, kata dia, tingkat vaksinasi Covid-19 di nagari itu sudah mencapai 85,5 persen lebih. Capaian itu sudah melebihi target, yakni sebesar 70 persen dari warga yang wajib diberikan vaksin.

"Sisa warga wajib vaksin yang belum divaksin itu sekitar 788 orang lagi," katanya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X