Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Padang, Kajari: Menunggu Hasil Audit Lembaga Auditor

- Rabu, 8 Desember 2021 | 22:13 WIB
Therry Gutama
Therry Gutama

PADANG,HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Padang tahun anggaran 2018-2020 dari lembaga auditor.

"Permintaan audit telah kita kirim ke lembaga auditor, jadi sekarang kita masih menunggu,” ujar Kasi Pidana Khusus Kejari Padang Therry Gutama, Rabu (8/12/2021).

Therry menjelaskan hasil audit diperlukan untuk menghitung dan menentukan besaran kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Padang tahun anggaran 2018-2020 tersebut.

“Hasil audit juga untuk menguatkan proses penyidikan yang sedang kami lakukan,” kata Eks Kasi Intel Kejari Dharmasraya ini.

Therry menyebut, hasil penghitungan sementara penyidik Kejari Padang, kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 2 miliar.

Kerugian negara timbul setelah ditemukan adanya dugaan kegiatan yang fiktif dan pembayaran ganda transportasi pengurus KONI Padang dalam anggaran tahun 2018, 2019, dan 2020.

“Sambil menunggu, proses penyidikan terus berjalan. Sejumlah saksi masih kita periksa. Jika telah keluar hasil penghitungan kerugian negara maka akan kita tetapkan tersangka,” sebut Therry.

Padah tahap penyidikan Kejari Padang telah memeriksa sebanyak 60 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi ini.

Para saksi tersebut mulai dari pengurus cabang olahraga (cabor), pihak pengurus KONI Padang, pihak Pemko Padang selaku pemberi hibah, hingga pihak ketiga selaku sponsorship.

Seperti diketahui, status penyelidikan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Padang tahun anggaran 2018-2020 ini naik ke tingkat penyidikan.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Terkini

Hendri Septa Buka Musrenbang Koto Tangah Padang 2023

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:30 WIB
X