Biaya Pendidikan Gratis, Tidak Ditemukan Lagi Anak Usia 15 Tahun Putus Sekolah di Pesisir Selatan

Nova Anggraini
- Rabu, 8 Desember 2021 | 23:05 WIB
ilustrasi
ilustrasi

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Program pembangunan semua sektor terus dilakukan oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar-Rudi Hariyansyah, sejak dilantik pada 26 Februari 2021 lalu.

Upaya itu dilakukannya demi tercapainya visi daerah 2021-2024, yakni Mewujudkan Pesisir Selatan Lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat, serta Didukung oleh Pemerintahan yang Akuntabel dan Profesional.

Kebutuhan mendasar yang menjadi perhatian utama dalam mewujudkan visi daerah tidak saja dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana fisik. Tapi juga melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakatnya.

Dua hal itu dilakukan secara bersamaan agar kualitas SDM masyarakat Pessel secara umum benar-benar bisa tercapai sesuai visi-misi daerah, serta juga janji politik saat melakukan kampanye.

"Untuk tahap awal, kita telah menggratiskan biaya pendidikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP itu diluncurkan pada tanggal 2 Mei 2021 lalu, dengan besar anggaran yang digelontorkan melalui APBD Rp 2,7 miliar, dari total anggaran yang disediakan sebesar Rp 5,4 miliar selama satu tahun" ungkap Bupati, Rusma Yul Anwar, Selasa (7/12) kepada pesisirselatan.go.id.

Mantan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel itu menjelaskan bahwa pendidikan gratis tersebut adalah realisasi dari visi nya setelah terpilih menjadi Bupati Pessel, sebagaimana tertuang dalam visi-misi janji politiknya saat kampanye Pilkada 2020, lalu.

Sebab dia memang menargetkan angka rata-rata lama sekolah pada 2026 nanti masuk pada 5 besar dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar).

"Program pendidikan gratis merupakan salah satu upaya untuk mencapainya, disamping untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi penerus bangsa yang berakhlak dan beriman. Makanya ini menjadi prioritas utama bagi saya bersama pasangan setelah dilantik jadi bupati pada 26 Februari 2021 lalu," terangnya.

Menurutnya, pendidikan gratis di Pesisir Selatan disebut dengan tagline Pendidikan 'Tacelak', yaitunya Tangguh, Cerdas dan Berakhlak, yang dalam kamus Minang-Indonesia, Tacelak berarti terlihat jelas atau memiliki daya tarik.

Adapun makna Tangguh, lanjut bupati, bermakna sukar dikalahkan, andal dan berdaya saing. Tak hanya regional, tapi juga nasional dan internasional. Cerdas, dalam artian sempurna perkembangan akal budinya untuk berfikir.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Terkini

X