Pelaku Penyiraman Air Panas ke Bidan Ayu Ditangkap Polsek Koto Tangah

- Kamis, 9 Desember 2021 | 10:36 WIB
Pelaku berinisial T (51).
Pelaku berinisial T (51).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pelaku penyiraman air panas terhadap seorang bidan hingga melepuh, berhasil ditangkap Tim Opsnal Polsek Koto Tangah, Rabu (8/12/20201) malam.

"Benar, pelaku berinisial T (51) warga Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, diamankan terkait telah melakukan Tindak Pidana Penganiayaan terhadap seorang bidan, pada Selasa (7/12/2021), di sebuah warung milik pelaku," ujar Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino.

Pelaku diamankan setelah adanya laporan bahwa pelaku sedang berada dirumahnya, Tim Opsnal yang dipimpin oleh Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino langsung menuju tempat keberadaan pelaku.

"Diduga pelaku berhasil ditangkap sekira pukul 21.30 Wib bertempat dirumahnya Jalan Baringin Kelurahan, Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang," kata Afrino.

Selanjutnya, kata Afrino, setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah menyiram korban dengan air panas.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Koto Tangah guna proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang bidan yang baru siap membantu persalinan, disiram air panas mendidih hingga badannya melepuh oleh seorang pria karena tidak terima disuruh mengecilkan suara musik, di Jalan Baringin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Saat ini bidan tersebut mengalami luka bakar pada bagian wajah hingga bahu sebelah kiri. Diketahui peristiwa itu terjadi di klinik persalinan Bidan Sri Wahyuni, yang mana korban ialah pemilik klinik tersebut.

"Pada saat itu, di klinik saya baru saja membantu seorang ibu melahirkan, bayinya baru lahir sekitar jam 20:00 WIB, tapi dari warung yang ada di samping klinik, terus terdengar suara musik yang keras sehingga anak yang baru lahir terus saja menangis, saya datangi dan minta untuk dikecilkan suara musiknya," ujar korban, seorang bidan bernama Sri Wahyuni (31) saat di temui harianhaluan.com dirumahnya.

Ketika warung itu didatangi, menurut Ayu, si pemilik warung yang tidak terima ditegur sempat menjawab dengan kata-kata kasar, cabul dan vulgar, ia menjawab dengan sumbang dengan menyebutkan tidak ada kaitannya antara suara speaker dengan anak yang baru lahiran.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Terkini

Meresahkan, 8 "Pak Ogah" Diamankan Satpol PP Padang

Senin, 24 Januari 2022 | 21:15 WIB

Kantor Camat Padang Barat Bakal Dilengkapi Lift

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:55 WIB

4 Warga Padang Barat Terpapar Covid-19

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:55 WIB

Marak Aksi Tawuran, Satpol PP Padang Gandeng Polisi

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:44 WIB

4 Badut dan 3 Pengemis Ditertibkan Satpol PP Padang

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:15 WIB
X