Pasar Padang Panjang Terima SNI Pasar Rakyat dari Kemendag

- Kamis, 9 Desember 2021 | 10:50 WIB
Pasar Pusat Padang Panjang, Sumatera Barat menerima Sertifikat Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Pasar Pusat Padang Panjang, Sumatera Barat menerima Sertifikat Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pasar Pusat Padang Panjang, Sumatera Barat menerima Sertifikat Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Selain itu, ada enam pasar rakyat lainnya yang menerima hal yang sama, yaitu Pasar Gentan Sleman, Pasar Cisalak Depok, Pasar Gunung Batu Bogor, Pasar Bauntung Banjarbaru, Pasar Gantung Belitung Timur, dan Pasar Paddys Market Kendari.

SNI Pasar Rakyat kepada tujuh pasar rakyat tersebut diserahkan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga, di Padang Panjang, Rabu (8/12/2021).

“Salah satu strategi Kementerian Perdagangan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional 2021 adalah penguatan pasar dalam negeri melalui revitalisasi pasar rakyat. Konsep revitalisasi pasar rakyat tidak hanya sekadar pembenahan bangunan fisik, tetapi juga nonfisik yang terkait dengan pengelolaan pasar dan integrasinya dengan sektor lain,” kata Wamendag Jerry dalam siaran pers Kemendag, Kamis (9/12/2021).


Padang Panjang, 8 Desember 2021 – menyatakan salah satu strategi pemulihan nasional dilakukan dengan membangun dan merevitalisasi pasar rakyat.  Pembangunan tidak hanya fisik tetapi juga nonfisik seperti pengelolaan pasar.

Jerry menambahkan, revitalisasi fisik dan manajemen pasar rakyat berpedoman pada SNI Pasar rakyat yaitu SNI 8152:2021. SNI Pasar Rakyat saat ini merupakan hasil pembaruan dari edisi tahun 2015 dengan penambahan persyaratan yang mengakomodasi situasi dan perkembangan zaman. Persyaratan-persyaratan tersebut terkait dengan digitalisasi dan aktivasi pasar, pengelolaan berkelanjutan, penerapan protokol kesehatan, dan perubahan lainnya.

“Pada 2015–2020, pemerintah telah membangun dan merevitalisasi 5.491 pasar rakyat dari total 16.175 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Sampai akhir 2021, terdapat 53 pasar rakyat yang telah memperoleh sertifikasi SNI Pasar Rakyat. Sebanyak 27 pasar di antaranya mendapatkan pendampingan dari Kementerian Perdagangan,” kata Wamendag.

Pengembangan pasar rakyat diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan. Peraturan Pemerintah tersebut menyatakan bahwa Pemerintah Pusat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk membangun, memberdayakan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat.

Wamendag Jerry berharap, diterapkannya SNI Pasar Rakyat dapat membuat manajemen pengelolaan pasar rakyat menjadi lebih profesional sehingga memberi kenyamanan bagi pengunjung pasar. Hasil revitalisasi pasar dapat meningkatkan daya saing pasar rakyat sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional.


Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono menyatakan ketujuh pasar rakyat yang memperoleh sertifikat SNI Pasar Rakyat merupakan hasil pendampingan Kemendag atau Badan Standardisasi Nasional. 

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Terkini

Pemko Pariaman Cek Kelayakan Kendaraan Dinas

Senin, 24 Januari 2022 | 17:47 WIB

Capaian Vaksin di Tanah Datar Mencapai 68 Persen

Senin, 24 Januari 2022 | 15:27 WIB

Wako Genius Umar Motivasi Siswa SMAN 5 Pariaman

Senin, 24 Januari 2022 | 14:50 WIB

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di Solsel 46 Persen

Senin, 24 Januari 2022 | 14:17 WIB
X