Edi Busti: Agam Wilayah Rawan Bencana, Mitigasi Harus Ditingkatkan

- Kamis, 9 Desember 2021 | 11:28 WIB
Suasana Diskusi Publik penyusunan RPB Kabupaten Agam (AMC News).
Suasana Diskusi Publik penyusunan RPB Kabupaten Agam (AMC News).

LUBUK BASUNG, HARIANHALUAN.COM - Kabupaten Agam adalah wilayah yang rawan bencana, sehingga perlu peningkatan mitigasi dalam mengurangi risiko ketika bencana terjadi.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Agam menilai mitigasi lebih penting untuk mengurangi risiko dari pada melakukan evakuasi di lapangan, sebab ketika terjadi bencana penanganannya sulit dan butuh anggaran yang besar.

“Contohnya saja seperti penanganan Covid-19, telah menelan anggaran yang sangat besar,” ujar Sekdakab Agam, Edi Busti, dilansir dari Agam Media Center (AMC), saat buka Diskusi Publik penyusunan RPB, di Hotel Sakura, Rabu (8/12/2021).

Ia menambahkan, pentingnya mitigasi dalam mencegah terjadinya risiko ketika bencana terjadi.

Dalam melakukan mitigasi, menurut Edi Busti, perlu dilakukan diskusi untuk menyusun rencana penanggulan bencana ini, supaya tidak terjadi kesalahan ketika penyusunan dokumennya.

“Diskusi publik ini sangat penting dalam menghimpun masukan -masukan untuk menyusun dokumen RPB, karena juga menyangkut penyelenggaraan pembangunan daerah ke depan,” tuturnya.

Dengan begitu, diskusi publik ini digelar melibatkan pemangku kepentingan seperti OPD terkait, camat dan masyarakat, karena masukan-masukan yang diberikan bisa dipertimbangkan dalam penyusunan dokumen PRB tersebut.(*)

Editor: Nova Anggraini

Terkini

Bank Nagari Raih Laba Rp416,29 Miliar pada Tahun 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:49 WIB

Bantu Pemasaran UMKM, Pemkab Agam Bakal Bentuk BUMD

Minggu, 23 Januari 2022 | 07:26 WIB

Bupati Agam Hadiri Milad IKLA Provinsi Riau ke-21

Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:15 WIB

Bulan K3 Nasional 2022, PLN Sumbar Serukan K3 Unggul

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:30 WIB
X