Demonstrasi Selama Lima Hari, Ini Tiga Tuntutan Kaum Buruh di Batam

Dodi Caniago
- Rabu, 15 Desember 2021 | 00:30 WIB
Buruh Batam melakukan demo. (haluankepri.com)
Buruh Batam melakukan demo. (haluankepri.com)


HARIANHALUAN.COM - Selama lima hari berturut demonstrasi dilakukan  kaum buruh di kota Batam, Kepri. Demonstrasi digelar kalangan buruh mulai Senin hingga Jumat (17/12/2021).

Baca Juga: Pelecehan Seksual, Sudah 10 Mahasiswi UNJ Melaporkan Dosen DA

Wakil Ketua III DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, Heri Kiswanto mengatakan, rencananya demo tersebut bakal mereka lakukan selama 5 hari berturut-turut. Untuk saat ini demo tersebut di pusatkan di depan gedung Graha Kepri Batam Centre.

"Demo yang kita lakukan ini rencananya 5 hari berturut-turut, mulai hari Senin hingga Jumat besok," ucap Heri dikutip dari haluankepri.com.

Diberitakan sebelumnya, buruh di Kota Batam akan gelar demo besar-besaran menyuarakan penolakan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Kepri  tahun 2022 yang tidak sesuai aturan yang ada.

Sebagaimana diketahui, bahwa Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad sudah menandatangani UMK Batam untuk tahun 2022 mendatang, yakni hanya sebesar Rp 4.186.359.

Buruh merasa kurang puas dengan keputusan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad terkait kenaikan UMK untuk tahun 2022 tersebut.

Dalam aksi yang mereka lakukan itu ada tiga tuntutan. Pertama, meminta Gubernur Kepri untuk mencabut kasasi, patuhi putusan PTUN Tanjung Pinang dan putusan PTTUN Medan tentang UMP Kepri dan UMK Kota Batam 2021.

Kedua, Gubernur Kepri diminta untuk segera revisi Surat Keputusan (SK) nomor 1373 tahun 2021 tentang UMK 2022.

Baca Juga: Ngelem! Sejumlah   Bocah di Batam  Terkapar di Emperan Ruko

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

Aktivitas Fisik Suku Mentawai Pedalaman

Senin, 27 Juni 2022 | 15:25 WIB
X