Edukasi Pentingnya Pelaksanaan Lima Tugas Kesehatan Keluarga dengan Berisiko Mengalami Stroke

- Selasa, 21 Desember 2021 | 17:05 WIB
Edukasi Pentingnya Pelaksanaan Lima Tugas Kesehatan Keluarga dengan Berisiko Mengalami Stroke
Edukasi Pentingnya Pelaksanaan Lima Tugas Kesehatan Keluarga dengan Berisiko Mengalami Stroke

Stroke saat ini tidak hanya menyerang usia lanjut, namun tidak sedikit terjadi pada usia muda. Penderita stroke saat ini ditemukan juga pada usia 30-55 tahun, dan penderita stroke termuda pada usia 22 tahun. Keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat, yang merupakan tempat mempelajari konsep kesehatan, promosi kesehatan, pemeliharaan kesehatan, pencegahan dan manajemen penyakit dimana keluarga memiliki peranan penting dalam kesehatan individu dalam keluarga.

Melalui tugas kesehatan keluarga dapat dilakukan berbagai upaya preventif untuk mencegah resiko stroke dan stroke berulang. Hasil wawancara dengan masyarakat didapatkan informasi bahwa banyak masyarakat yang belum mengetahui lima tugas kesehatan keluarga bagi keluarga yang mengalami atau beresiko mengalami stroke. Sehingga hal ini dapat berdampak terhadap masalah kesehatan lebih lanjut. Tujuan kegiatan pengabmas ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang lima tugas kesehatan keluarga.

Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab. Hasil yang diharapkan dari pengabmas ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang lima tugas kesehatan keluarga mulai dari mengenal masalah, mengambil keputusan, merawat anggota keluarga, memodifikasi lingkungan, dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Bentuk luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terpublikasinya kegiatan ini di media online Universitas Perintis Indonesia dan Jurnal Abdimas Perintis.

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu kegiatan dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam memenuhi hal tersebut Program Studi Diploma III Keperawatan kali ini mengangkat tema Edukasi Pentingnya Pelaksanaan Lima Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Atau Beresiko Mengalami Stroke.

Kegiatan pengabmas ini diawali dengan pembukaan oleh Ns. Ida Suryati selaku moderator, kemuadian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Ketua Tim Ns. Maidaliza, M. Kep. Kegiatan pengabmas ini tidak hanya dilakukan oleh dosen saja, namun juga melibatkan mahasiswa sebayak 4 orang.

Kegiatan pengabmas dilakukan pada tanggal 10 Desember 2021 di Jorong Tambuo, Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang kamang. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Selama kegiatan berlansung peserta sangat aktif yang dibuktikan banyak pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat.

Masyarakat Jorong Tambuo berharap kegiatan pengabmas ini dilakukan secara berkelanjutan. Karna baru pertama kali mendapatkan edukasi tentang tugas kesehatan kesehatan keluarga. Dengan adanya edukasi ini, sekarang sudah tau apa itu lima tugas kesehatan keluarga, mulai dari mengenal masalah sampai memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada.

Masyarakat mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka, teruatama selama pandemic sangat kurang terpapar dengan informasi kesehatan. Masyarakat menanti kehadiran dosen dan mahasiswa dari UPERTIS pada pengabmas berikutnya.

Ketua Tim : Ns. Maidaliza, M. Kep
Anggota Tim : Ns. Ida Suryati, M. Kep
Mahasiswa : 1. Amelia Gufrani
2. Salsabila Permata Putri
3. Febi Zetria Agustin
4. Muhammad Ridho

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Main di Sungai, 2 Anak di Cirebon Tenggelam

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:46 WIB
X