Geruduk Kantor Walikota Batam, Ribuan Buruh Tuntut Pembatalan SK UMK 2023

Dodi Caniago
- Kamis, 23 Desember 2021 | 23:50 WIB
Ribuan buruh sedang melakukan demo di depan kantor Walikota Batam, Kamis 23 Desember 2021. (damri/haluankepri.com)
Ribuan buruh sedang melakukan demo di depan kantor Walikota Batam, Kamis 23 Desember 2021. (damri/haluankepri.com)

HARIANHALUAN.COM - Atas rekomendasi Walikota Batam, Gubernur Kepri telah menerbitkan Surat Keputusan tentang UMK Batam 2023 yang besarannya cuma naik 35 ribu rupiah saja dari UMK 2021.

Baca Juga: Sopir Innova Tewas, Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Jalan Tol Permai

Dalam unjuk, Kamis (23/12/2021), ribuan buruh mendesak Wako Ansar Ahmad bertanggujawab atas rekomendasi itu dan menuntut Gubernur Kepri segera membantalkan SK tersebut.

Kaum buruh yang bergerak menggeruduk Kantor Walikota Batam dan Graha Kepri Batam Centre itu gabungan buruh dari Kecamatan Tanjung Ucang, Kecamatan Batu Aji dan Kecamatan Batu Ampar Kota Batam. Masa demo tersebut tergabung dalam beberapa aliansi buruh.

Salah satu tuntutan masa aksi itu adalah, meminta agar Walikota Batam, Muhammad Rudi untuk bertanggung jawab atas UMK Batam tahun 2022 yang sudah di SK kan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad beberapa waktu yang lalu.

Panglima Garda Metal FSPMI Batam, Suprapto mengatakan, SK yang dikeluarkan oleh Gubernur Kepri kenaikan UMK Batam untuk tahun 2022 hanya sekitar Rp35 ribu saja, itu merupakan hal yang sangat tidak pantas dan tidak menghargai buruh.

"Hari ini kita minta Walikota Batam untuk bertanggung jawab atas UMK 2020 yang sudah di SK kan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Sebab penetapan SK UMK itu merupakan rekomendasi dari Walikota Batam kepada Pemerintah Provinsi Kepri," ucap Suprapto, dikutip dari haluankepri.com.

Dikatakan Suprapto, pihaknya juga minta Walikota untuk mengeluarkan surat edaran supaya UMK Batam 2022 nantinya tidak dijalankan sesuai dengan SK UMK yang telah dikeluarkan Gubernur tersebut.

Sebab, jika UMK Batam 2022 dijalankan sesuai dengan SK tersebut dan kasasi diputuskan MK buruh dimenangkan, maka para pengusaha harus merapel pembayarannya dan ikut akan memberatkan pengusaha juga.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

Rusak Seratus Rumah, Puting Beliung Terjang Karawang

Minggu, 23 Januari 2022 | 01:45 WIB

Bupati Agam Hadiri Milad IKLA Provinsi Riau ke-21

Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:15 WIB
X