Transaksi Saham Warga Sumbar Capai Rp37 Triliun di Jakarta

- Minggu, 26 Desember 2021 | 21:50 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, Islam memiliki konsep yang bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan masyarakat, bangsa dan negara dari tekanan ekonomi akibat pandemi COVID-19 melalui waqaf uang.

"Sebelumnya kita membayangkan waqaf itu untuk masjid dan sekolah. Padahal banyak jenis waqaf lain yang bisa dimanfaatkan untuk menyelamatkan ekonomi umat," kata Gubernur Mahyeldi saat membuka Rapat Koordinasi Badan Waqaf Indonesia (BWI) Sumbar di Aula Bank Syariah Indonesia Padang.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Ingatkan Pentingnya Membangun Kapasitas Pemuda

Menurut Mahyeldi, banyak potensi waqaf yang bisa digerakkan untuk kepentingan masyarakat. Saat ini Sumbar tengah fokus ke bidang pertanian. Ada program untuk menanam jagung dan ada yang siap membantu benih 200 ton dengan pembayaran setengah hasil. Ini bukti waqaf memiliki banyak potensi.

Ia mengatakan alasan Presiden Joko Widodo meluncurkan program Waqaf Uang adalah karena Islam yang memiliki konsep menyelamatkan masyarakat secara rill. Pandemi COVID-19 menyebabkan tekanan besar terhadap negara, solusinya adalah memaksimalkan potensi umat yaitu waqaf karena potensi waqaf jauh lebih besar dari zakat.

Baca Juga: Keliling Sejumlah Gereja, Wagub Pastikan Misa Natal di Sumbar Aman dan Lancar

Mahyeldi menilai konsep pusako tinggi di Minangkabau mirip dengan waqaf yang tidak bisa dijual. Namun bisa diinvestasikan sehingga manfaatnya bisa terus diambil untuk mensejahterakan masyarakat, ummat itu sendiri.

Potensi masyarakat yang ber KTP Sumbar sangat besar. Menurut data, transaksi orang ber KTP Sumbar itu mencapai Rp37 triliun pertahun di Jakarta. Itu belum termasuk para perantau.

"Bayangkan potensi tersebut jika diinvestasikan. Ini akan menjadi solusi untuk menjawab permasalahan bangsa. Karena itu Sumbar menjadi percontohan untuk pengelolaan wakaf. Karena ketika permasalahan umat terselesaikan maka sebagian masalah bangsa juga terselesaikan," kata Mahyeldi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

X