Dasni 11 Tahun Mencari Keadilan, Minta Para Pelaku Penganiaya Dirinya 2011 Silam Ditangkap

- Senin, 27 Desember 2021 | 22:22 WIB
Dasni, 11 Tahun Mencari Keadilan, Minta Penganiaya Dirinya 2011 Silam Ditangkap
Dasni, 11 Tahun Mencari Keadilan, Minta Penganiaya Dirinya 2011 Silam Ditangkap

PADANG,HARIANHALUAN.COM - Sudah 11 tahun mencari keadilan, Seorang Ibu bernama Dasni (66) didampingi oleh LBH Padang mendatangi Mapolda Sumbar untuk meminta para pelaku penganiayaan terhadap dirinya 2011 lalu ditangkap, Senin (27/12/2021).

Mak Dasni adalah korban penganiayaan berat yang dilakukan pelaku berjumlah delapan orang yang menyebabkan dirinya harus menerima lima jahitan di bagian kepala.

Sebelumya Mak Dasni telah melaporkan kasus tersebut pada tanggal 19 Juni silam di Polsek Nanggalo melalui Laporan Polisi bernomor LP/178/K/VI/2011/Sektor, namun hingga kini para pelaku yang berjumlah 8 orang, termasuk didalamnya salah seorang oknum yang diduga anggota kepolisian, masih melenggang bebas tanpa tersentuh proses hukum.

Padahal Polda Sumbar melalui Propam telah menjatuhkan sanksi etik dan menilai terjadi kelalaian dalam proses penanganan kasus itu, Polda Sumbar juga telah mengeluarkan surat Kapolda Sumbar bernomor: R/380/VI/WAS.2.4/2021 tertanggal 23 Juni 2021 yang berisikan perintah dari Polda Sumbar kepada Polresta Padang untuk segera menuntaskan kasus tersebut

Sejak dikeluarkannya surat perintah itu menurut aktivis LBH Padang yang mendampingi Mak Dasni, Adrizal, pihaknya juga telah berkirim surat sebanyak 3 kali kepada Polresta Padang untuk meminta kejelasan kasus itu, namun hingga kini masih belum ada respon dari yang bersangkutan,

"Sewaktu kami melakukan audiensi pada tanggal 18 Agustus 2021 lalu pun, kami juga tidak mendapatkan pelayanan apapun, kami bahkan telah menunggu selama dua jam tanpa adanya komunikasi yang yang jelas," ujarnya

Lebih lanjut dikatakannya, Mak Dasni juga telah menempuh banyak langkah hukum, termasuk didalamnya menyurati Komnas HAM dan Ombudsman RI, bahkan menurut Adrizal, yang lebih mengejutkan lagi berdasarkan surat balasan yang diterima Ombudsman dari Polda Sumbar mengenai kelanjutan kasus itu, Polisi beralasan bahwa penyidik yang memegang perkara Mak Dasni telah meninggal dunia serta berkas kasus Mak Dasni hilang dan tidak ditemukan lagi.

"Atas situasi ini kami menuntut kepada Polresta Padang untuk melanjutkan proses hukum, bukannya menghentikan kasus ini, karena setiap orang berhak atas keadilan sesuai dengan undang-undang no 39 tahun 1999 tentang HAM," ucapnya.

Sementara itu, Mak Dasni mengaku kecewa dengan tidak dilanjutkannya kasus penganiayaan yang dialaminya 11 tahun silam, ia menceritakan bahwa dirinya sudah lelah mencari keadilan kemana-mana

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

22 JCH Padang Panjang Lakukan Vaksinasi Booster

Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:50 WIB
X