PLN Investasi Rp 87,7 Triliun untuk Tingkatkan Keandalan dan Pemerataan Kelistrikan pada 2021

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 10:14 WIB
PT PLN (Persero) membangun 175 infrastruktur jaringan ketenagalistrikan dan pembangkit listrik sepanjang 2021 dengan investasi sebesar Rp 87,7 triliun.
PT PLN (Persero) membangun 175 infrastruktur jaringan ketenagalistrikan dan pembangkit listrik sepanjang 2021 dengan investasi sebesar Rp 87,7 triliun.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT PLN (Persero) membangun 175 infrastruktur jaringan ketenagalistrikan dan pembangkit listrik sepanjang 2021 dengan investasi sebesar Rp 87,7 triliun. Hal ini merupakan wujud komitmen untuk meningkatkan keandalan dan pemerataan kelistrikan di Tanah Air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN terus memperkuat dan memperluas jangkauan listrik di Tanah Air, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, menarik investasi dan pengembangan bisnis sehingga dapat menciptakan lapangan kerja serta menggerakan roda perekonomian.

"Sepanjang 2021, PLN membangun infrastruktur kelistrikan berupa pembangkit listrik, gardu induk dan transmisi dengan total sebanyak 175 infrastruktur," kata Darmawan.

Baca Juga: Emban Amanah PMN Rp5 Triliun, PLN Prioritaskan Program Listrik Desa dan Pengembangan EBT

Dirinya juga mengungkapkan, proses pembangunan infrastruktur tersebut tidak terlepas dari sejumlah tantangan, di antaranya pandemi COVID-19 serta kondisi  geografis wilayah 3T yang sulit diakses sehingga perlu upaya khusus untuk membawa material dan peralatan.

"PLN terus berupaya mengurai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan, terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang membuat kegiatan menjadi terbatas. Keberhasilan ini juga tak terlepas dari dukungan banyak pihak, baik ditingkat pusat maupun daerah," jelas Darmawan.

Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan Wiluyo Kusdwiharto merinci infrastruktur jaringan kelistrikan yang dibangun dan telah energize di 2021, untuk transmisi sebanyak 78 infrastrukur sepanjang  3.924 kilometer sirkuit (kms), terdiri dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT), total investasi yang dikeluarkan PLN untuk membangun infrastruktur yang berfungsi mengalirkan listrik tersebut mencapai Rp11,5 triliun.

Baca Juga: Terus Jaga Lingkungan dan Keberlanjutan SDG's, PLN Raih 8 Proper Emas dan 20 Proper Hijau

Dalam membangun transmisi, PLN memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan besaran rata-rata tertinggi dibanding GI dan pembangkit, dimana capaian TKDN bervariasi sebagian besar pada kisaran antara 60% sampai dengan 84,52% yang dicapai pada SUTT 150 kV Balaraja - Suvarna Sutra. Capaian TKDN infrastruktur transmisi juga terdapat pada SKTT, dimana TKDN pada Saluran Kabel TT Plumpang-Kandang Sapi tercapai sebesar 75,34%.

Sedangkan pada infrastruktur GI, sepanjang 2021 PLN telah berhasil menambah pengoperasian 62 unit GI di seluruh Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp3,66 triliun.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Terkini

X