Awal Tahun 2022, Dua Unit Jembatan di Pasaman Putus Diterjang Banjir

Milna Miana
- Minggu, 2 Januari 2022 | 10:55 WIB

LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman diawal tahun baru 2022 ini menyebabkan sejumlah sungai meluap, Sabtu (1/1/2022).

Akibatnya, dua unit jembatan yang menghubungkan sejumlah kejorongan di dua kecamatan, yakni Batang Lubu di Nagari Kotonopan, Rao Utara dan Jorong Kampung Tujuh, Nagari Tanjung Betung, Rao Selatan, terputus.

Baca Juga: Jembatan Putus, Ratusan Warga Sigalabor Kabupaten Pasaman Terisolir

Warga yang tinggal di dua kejorongan itu pun kini terisolasi. Hingga berita ini dinaikkan warga secara swadaya tengah berupaya membuat jalur alternatif agar warga tetap bisa beraktivitas.

Walinagari Kotonopan, Ahmad Daut mengatakan, intensitas hujan yang tinggi dalam dua hari ini membuat sungai Batang Lubu banjir hingga menghantam jembatan.

Baca Juga: Jembatan Putus Akibat Banjir, Warga Kampung Salak Jalamu Pessel Terisolasi

"Terjadi luapan banjir dan struktur jembatan itu ada yang putus karena dihantam luapan banjir," ucap Daut saat dihubungi, Minggu (2/1/2022).

Menurut Daut, ada belasan Kepala Keluarga (KK) yang terisolasi karena jembatan putus tersebut. Ia menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, banjir menyebabkan sawah dan ladang warga ada tergerus arus sungai.

"Alhamdulillah, tidak ada korban. Namun, kerusakan jembatan cukup parah. Sawah dan ladang juga terdampak," ujar Daut.

Sementara di Rao Selatan, jembatan penghubung antara Kampung Beringin dan Tanjung Alai juga putus akibat diterpa banjir. Kondisi tersebut menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) terisolasi untuk sementara waktu.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Pemko Pariaman Lakukan Pengamanan Aset Daerah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:48 WIB

Volume Sampah Kota Pariaman Alami Peningkatan

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:17 WIB
X