Gara-gara Lembaga Eijkman Lebur ke BRIN, Nasib Penelitinya Mengkhawatirkan

- Senin, 3 Januari 2022 | 12:40 WIB
Penelitian (Ruswanti)
Penelitian (Ruswanti)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Terkait peleburan lembaga Eijkman ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan, PNS dan tenaga honorer di Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman akan diberikan berbagai opsi, untuk bisa terus bekerja di bawah BRIN.

"BRIN telah memberikan beberapa opsi sesuai status masing-masing," kata Handoko, kemarin Minggu (2/12/2021)

Opsi tersebut antara lain, PNS periset dilanjutkan menjadi PNS BRIN sekaligus diangkat sebagai peneliti. Opsi kedua, honorer periset usia di atas 40 tahun dan S3 dapat mengikuti penerimaan ASN jalur PPPK 2021, dan opsi ketiga yakni honorer periset usia kurang dari 40 tahun dan S3 dapat mengikuti penerimaan ASN jalur PNS 2021.

Baca Juga: Ingat! PNS Wajib Ikut Apel Pagi Tiap Senin Mulai Tahun Ini

Sementara untuk opsi keempat, honorer periset non-S3 dapat melanjutkan studi dengan skema by-research dan research assistantship (RA), sebagian ada yang melanjutkan sebagai operator lab di Cibinong, Jawa Barat bagi yang tidak tertarik melanjutkan studi.

Lalu opsi kelima, honorer non-periset diambil alih RSCM sekaligus mengikuti rencana pengalihan Gedung LBM Eijkman ke RSCM sesuai permintaan Kemenkes yang memang memiliki aset tersebut sejak awal.

Ada Pemberhentian Pegawai
Pihaknya membenarkan adanya pemberhentian pegawai LBM Eijkman namun sebagian besar di antaranya akan dialihkan sesuai dengan opsi yang tersedia.

"Benar bahwa ada proses pemberhentian sebagai pegawai LBM Eijkman, tetapi sebagian besar dialihkan/ disesuaikan dengan berbagai skema agar sesuai dengan regulasi sebagai lembaga pemerintah," tegasnya.

Baca Juga: Pasca Megawati Dilantik jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, PKS: Jalan Inovasi Semakin Terjal

Dia menjelaskan proses integrasi tersebut sesuai Pasal 58 Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menyatakan bahwa terhitung mulai 1 September 2021, seluruh lembaga penelitian diintegrasikan ke dalam BRIN yang meliputi lima entitas lembaga penelitian resmi yaitu BATAN, LAPAN, LIPI, BPPT, dan Kemenristek/ BRIN dan termasuk di dalamnya Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: yahoo berita

Tags

Terkini

X