Polemik Proyek di Bukittinggi! Peneliti: Langkah Wali Kota Tepat, Tapi Tidak Usah Ekspos Nama

- Jumat, 7 Januari 2022 | 17:39 WIB
Teks foto: Proyek drainase bermasalah di Bukittinggi (Vesco)
Teks foto: Proyek drainase bermasalah di Bukittinggi (Vesco)

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Proyek pembangunan drainase Rp12,9 miliar di Bukittinggi menciptakan banyak polemik.

Baca Juga: Timbulkan Masalah, Kontraktor Proyek Drainase di Bukittinggi Terancam Blacklist se-Indonesia

Pasalnya, pihak Pemerintah Kota Bukittinggi dan rekanan PT. Inanta Bhakti Utama sama-sama menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah yang ditimbulkan.

Kedua belah pihak, beberapa waktu lalu telah melaksanakan rapat dengar pendapat untuk mencari titik tengah permasalahan tersebut.

Baca Juga: Proyek Drainase Bukik Cangang Bukittinggi Masuki Tahap Akhir

Namun, rapat dengar pendapat tersebut tampaknya tidak menimbulkan kepuasan diantara kedua belah pihak.

Seperti informasi yang beredar di tengah masyarakat, kedua belah pihak akhirnya sama-sama menempuh mekanisme penyeleseaian masalah diluar jalur mediasi.

Dari pihak Pemko Bukittinggi, rekanan PT. Inanta Bhakti Utama telah diajukan kedalam daftar hitam.

Sementara, dari PT. Inanta Bhakti Utama, saat ini akan menuntuk Pemko Bukittinggi ke PTUN karena merasa dirugikan atas daftar hitam tersebut.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Nagari Jalin Kerja Sama dengan BKMT Sumbar

Senin, 4 Juli 2022 | 17:13 WIB
X