Harga Migor Tak Turun hingga Akhir Bulan Ini, 10.000 Warteg Naikkan Harga Makanan

- Selasa, 11 Januari 2022 | 06:45 WIB
Ilustrasi minyak goreng
Ilustrasi minyak goreng

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Masih tingginya harga minyak goreng (migor) saat ini membuat pemilik usaha warung tegal (warteg) kelimpungan. Mereka sangat terbebani dengan harga minyak goreng sekitar Rp 40 ribuan per dua liter, apalagi konsumsi atas bahan baku itu di warung sangat tinggi setiap harinya.

"Masih memberatkan. Rata-rata per harinya kami menggunakan 2-4 liter," ujar Ketua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara), Mukroni, Senin, 10 Januari 2022.

Selama ini para pengusaha menahan diri tak menaikkan harga makanan karena takut kehilangan pelanggan. Apalagi daya beli warga masyarakat belum pulih karena terpukul pandemi Covid-19.

Baca Juga: Jokowi Janji Selesaikan Persoalan Mahalnya Harga Minyak Goreng

Namun, te yang disajikan. Saat ini, sudah ada sekitar 10 ribu pengusaha warteg yang menyatakan bakal menaikkan harga makanannya.

"Kalau harga tidak turun kemungkinan para pedagang warteg menaikkan harga," ujar Mukroni.

Sebelumnya, mantan presiden Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik soal kenaikan harga bahan pokok atau sembako, seperti minyak goreng dan cabai belakangan ini.

"Pak Jokowi bayangkan, saya kan sering lihat kemarin harga cabai sekian, harga minyak goreng sekian, harga bawang merah sekian. Aneh menurut saya, kok klasik amat ya?" kata Megawati dalam pidato politiknya pada peringatan HUT ke-49 PDIP secara daring, di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.

Baca Juga: Minyak Goreng Meroket Dompet Menjerit

Menurut dia, Indonesia sudah merdeka 76 tahun namun permasalahan serupa masih saja terus terjadi. Dia berpendapat ungkapannya itu sebagai otokritik kepada pemerintah. "Gimana salahnya, ini otokritik. Saya juga mengkritik ketika (masih) di DPR," kata presiden kelima Indonesia ini.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Tempo.co

Tags

Terkini

Pemko Pariaman Lakukan Pengamanan Aset Daerah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:48 WIB

Volume Sampah Kota Pariaman Alami Peningkatan

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:17 WIB
X