Pedagang Bakso Penyebab Keracunan Massal di SD 29 Padang Diperiksa Polisi

- Selasa, 11 Januari 2022 | 19:15 WIB
Polsek Kuranji telah memanggil tukang bakso bakar dan menunggu hasil dari BPOM untuk hasil laboratorium Sempel makanan yang diduga meracuni 36 orang diantaranya 31 murid dan masyarakat yang ada di kawasan SDN 29 Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Polsek Kuranji telah memanggil tukang bakso bakar dan menunggu hasil dari BPOM untuk hasil laboratorium Sempel makanan yang diduga meracuni 36 orang diantaranya 31 murid dan masyarakat yang ada di kawasan SDN 29 Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Polsek Kuranji telah memanggil tukang bakso bakar dan menunggu hasil dari BPOM untuk hasil laboratorium Sempel makanan yang diduga meracuni 36 orang diantaranya 31 murid dan masyarakat yang ada di kawasan SDN 29 Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Kapolsek Kuranji, AKP Nasirwan, melalui Kanit Reskrim Polsek Kuranji IPTU Heru Gunawan, mengatakan pedagang bakso telah kita panggil dan dikenakan wajib lapor, sampai menunggu hasil sempel makanan dari laboratorium BPOM.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan kepala Balai POM dan Puskesmas Belimbing mengenai peristiwa keracunan yang dialami oleh siswa SDN 29 Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji tersebut," ucapnya, saat dihubungi harianhaluan.com, Selasa(11/1/2022)

Dikatakannya menurut keterangan Wakil kepala sekolah Afrizal, S.Pd keracunan tersebut berawal dari 27 (dua puluh tujuh) orang pelajar SDN 29 Gunung Sarik belanja jajanan bakso bakar ketika pelajar mau masuk belajar sekira pukul 07.15 wib, pada melaksanakan proses belajar mengajar di lokal murid-murid mengalami muntah-muntah dan pusing.

Baca Juga: 3 Murid SD 29 Korban Keracunan di Padang Masih Jalani Perawatan

"Jadi sesudah makan bakso sekitar dua jam kemudian para murid merasa mual-mual dan muntah,"ujarnya

Lebih lanjut kata Heru, melihat pelajar mengalami muntah-muntah dan pusing, Wakil kepala sekolah bersama guru membawa pelajar tersebut ke RSUD Rasidin untuk dilakukan perawatan dengan kendaraan masing masing guru.

"Merasa panik guru-guru bergegas mengantar murid-muridnya yang keracunan ke RSUD Dr. Rasidin untuk cepat ditangani oleh dokter,"ungkapnya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Padang Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2021

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:51 WIB

BBM Lancar Selama Lebaran, Andre Puji Pertamina

Jumat, 13 Mei 2022 | 15:15 WIB
X