Saluran Irigasi Sudah Pulih, Petani Bukit Sabai Nan Aluih di Pesisir Selatan Kembali Tanam Padi

- Minggu, 16 Januari 2022 | 12:10 WIB
Petani kembali menanam padi setelah dilanda kekeringan hingga satu bulan lamanya.
Petani kembali menanam padi setelah dilanda kekeringan hingga satu bulan lamanya.

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Petani kembali menanam padi setelah dilanda kekeringan hingga satu bulan lamanya. Karena persedian air sawah petani kembali tersedia setelah jaringan irigasi teraliri air.

Para petani bukit sabai nan aluih Kampung Kapuh Nagari Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan kembali menanam padinya, pasca saluran irigasi di sawah mereka mengalami kebocoran.

"Ya, selama tiga minggu ini kondisi saluran air (jaringan irigasi) terganggu, akibat sebagian dinding dan lantai bocor, jadi airnya tidak sampai kehulu sawah," kata Zurmanto, Walinagari Nagari Kapuh, Rabu, (12/1).

Dikatakan Zurmanto, setelah dilakukan perbaikan antara pemerintah nagari bersama masyarakat, sekarang semua petani bisa menanam padinya.

Lebih lanjut Walinagari Kapuh Zurmanto menyampaikan, petani di sini biasanya serentak melakukan gerakan menanam padi di sawah. "Karena sebagian besar sawah yang digarap adalah sawah tadah hujan yang sempat tertunda akibat kerusakan jaringan irigasi beberapa waktu lalu, sekarang sudah dimanfaatkan oleh petani kita," katanya.

Sementara, Mulyadi (56) tahun salah seorang petani setempat menyebutkan, petani sekarang sudah mulai menggarap sawahnya, apalagi beberapa hari ini curah hujan tinggi. "Kami hanya mengandalkan tanam pada musim hujan, karena lokasinya sawah tadah hujan, meskipun kemarin saluran irigasi sawah mengalami kebocoran, karena usia saluran sudah cukup lama," katanya.(*)

 

Editor: Nova Anggraini

Terkini

Bank Nagari Raih TOP BUMD 2022 dari Infobank

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:19 WIB
X