Polda Sumbar Ungkap Praktik Prostitusi Berkedok Salon

- Minggu, 16 Januari 2022 | 01:26 WIB
Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon
Polda Sumbar Ungkap Praktek Prostitusi Berkedok Salon

PADANG, HARIANHALUAN.COM- Gencar memberantas penyakit masyarakat, kali ini Polda Sumbar berhasil mengungkap praktek prostitusi terselubung berkedok Salon atau spa, yang berlokasi di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan Prostitusi terselubung ini terungkap saat jajaran Polda Sumbar sedang giat memberantas penyakit masyarakat seperti maksiat dan minuman beralkohol pada Jumat (14/1/2022).

"Pada saat jajaran melakukan Razia didapati sebuah Salon MS yang menyediakan 4 buah kamar di tempat usaha salon dan Spa sebagai tempat terjadinya aktivitas seksual, di kawasan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu(15/1/2021)

Baca Juga: Polda Sumbar Ungkap Penyebab Kebakaran PLTU Teluk Sirih

Dikatakannya dalam operasi tersebut anggota Ditreskrimum berhasil mengamankan seorang wanita Berinisial RA (52) sebagai pemilik Salon atau spa yang saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan kami juga menemukan dua orang wanita lainnya berinisial SR dan DP sebagai menyediakan jasa pelayanan seksual kepada lelaki hidung belang.

"Saat dilakukan penggrebekan oleh personel Ditreskrimum di dalam salon tersebut, petugas menemukan dua orang wanita penghibur yang mana salah satunya sedang bersama seorang laki-laki disebuah kamar dan yang satu lagi mengaku sedang menunggu pelanggan," jelasnya.

Sebagai barang bukti, kata Satake Bayu Polda Sumbar berhasil mengamankan sebuah Kondom bekas pakai, Bra yang dipakai para wanita saat bersama pelanggan dan uang sebanyak Rp 1.670.000

Kedua wanita penghibur tersebut SR dan DP menurut Satake baru ditetapkan sebagai saksi dan tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Polda Sumbar, sedangkan RA (52) pemilik salon, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, menurut Satake terancam dijerat dengan Pasal 296 KUHP, dengan ancaman maksimal satu tahun setengah bulan penjara. 

"Untuk pemilik salon, Pasal yang disangkakan yakni Pasal 296 KUHP tentang dugaan tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dengan cara menyediakan kamar dan tempat untuk menyediakan perbuatan cabul," pungkasnya. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Padang Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2021

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:51 WIB

BBM Lancar Selama Lebaran, Andre Puji Pertamina

Jumat, 13 Mei 2022 | 15:15 WIB
X