Depresi, Ibu Muda di Pekanbaru Ini Panjat Tower Tegangan Tinggi

- Rabu, 19 Januari 2022 | 05:25 WIB
Proses pertolongan korban yang memanjat tower SUTET di Kulim (Eka/HRC)
Proses pertolongan korban yang memanjat tower SUTET di Kulim (Eka/HRC)


HARIANHALUAN.COM - Julidar (46), ibu rumah tangga  di Kota Pekanbaru yang diduga depresi  karena beratnya  himpitan beban hidup,  nekat memanjat tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (Sutet)150.000 volt dengan ketinggian 40 meter lebih.

Baca Juga: Polairud Karimun Temukan 7 Pekerja akan Diselundupkan ke Malaysia

Untung saja kata-kata 'sayang' dari Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Manapar Situmeang akhirnya meluruhkan hati sang ibu untuk turun dari atas menara.

Kompol Manapar mengatakan proses evakuasi memakan waktu lama hingga tiga jam. Ini karena Julidar menolak untuk turun.

“Butuh tiga jam evakuasi dengan menerjukan petugas dari Damkar dan Basarnas Pekanbaru," ujarnya, dilansir haluanriau.co, Selasa (18/1/2022).

Julidar merupakan warga Jalan Cinta Budi Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim Pekanbaru, Riau.

Sebelumnya, Julidar diketahui nekat memanjat tower Sutet yang ada sekitar Perum Hangtuah Cipta Residence, Jalan Cinta Budi RT 02 RW 11 Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim, Senin (17/1/2022) sekitar pukul 05.10 WIB.

Aksi ibu rumah tangga yang cukup membahayakan ini bukan kali pertama, Julidar diketahui telah tiga kali. Yang bersangkutan diduga mengalami depresi sejak lama.

Segala upaya telah dilakukan untuk merayu Julidar agar turun. Namun, ucapan suami, hingga teriakan warga pun tak dihiraukan. Julidar mau turun dari atas tower SUTET PLN bertegangan 150.000 volt tersebut asalkan Pak Polisi mau berteriak sayang kepadanya.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: Haluanriau.co

Tags

Terkini

X