Tim Narapatih Presentasikan Dua Program kepada Wako Padang Panjang

- Rabu, 19 Januari 2022 | 18:15 WIB
Tim Narapatih Presentasikan Dua Program kepada Wako Padang Panjang
Tim Narapatih Presentasikan Dua Program kepada Wako Padang Panjang


PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM – Narapatih, perusahaan yang bergerak dalam bidang Training, Coaching, Assessment, dan Consultancy di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Komunikasi dan Kepemimpinan (Leadership), mempresentasikan dua konsep program unggulan yang dimilikinya kepada Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Rabu (19/1) di ruang VIP Balai Kota.

Perwakilan Narapatih, Kirdi Putra saat presentasi menjelaskan, adapun dua program unggulan yang ditawarkan kepada Pemerintah Kota yaitu Program Pemilahan dan Pengelolaan Sampah yang disebut dengan Environment actioN VIa Robust cOllaboration (Enviro) dan program pusat edukasi dan pengembangan ASN yang disebut dengan Super ASN.

Baca Juga: Makin Mudah dan Cepat, Pengaduan Layanan Kelistrikan Lewat PLN Mobile

“Enviro ini konsepnya adalah mengurangi volume sampah, mendaur ulang sampah yang bisa didaur ulang, kemudian implementasi dari zero fest, dan memperoleh uang (pendapatan) dari kegiatan tersebut serta melakukan edukasi pendidikan dan manajemen persampahan. Konsep ini mempertimbangkan, ke depan sampah ini tidak lagi dibuang ke TPA dengan banyak risiko yang akan timbul, melainkan akan dikelola dengan secara baik,” katanya.

Lebih lanjut Kirdi menyebutkan, Enviro ini nantinya juga akan mengusung pembentukan character building yang dimulai dari anak-anak sekolah terutama pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Mereka akan dilatih untuk bisa memilah dan memilih sampah di lingkungan mereka.

Baca Juga: Penjelasan Ilmiah Terkait Fenomena Jenazah Tetap Utuh Setelah Dikubur Bertahun-tahun

“Programnya nanti ada Enviro Operator yang akan memberikan workshop secara teknikal dan character building kepada anak sekolah. Gunanya menciptakan kebiasaan, karakter tentang kebersihan dan kesadaran. Hasilnya diharapkan mereka bisa memilah sampah jadi tiga bagian. Yaitu organik, sampah daur ulang dan non-organik,” sebutnya.
Ditambahkan Kirdi, setelah sampah itu dipilah menjadi tiga bagian, anak-anak itu akan dilatih bagaimana memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna dan bernilai jual.

“Sampah organik, anak-anak akan dilatih untuk membuat pupuk kompos. Sampah yang sifatnya bisa didaur ulang, diambil, dikumpulkan lalu dijual. Anak-anak itu akan dikasih uang hasil jualan sampahnya. Sedangkan untuk sampah yang non-organik akan dimusnahkan menggunakan incenerator,” tambahnya.
Untuk program Super ASN yang disampaikan Cici, mengungkapkan program ini mengusung konsep pelatihan dalam peningkatkan kapasitas khususnya ASN di Kota Padang Panjang.

“Super ASN adalah sebuah fasilitas fisik berupa Learning Center (lembaga pendidikan), yang mampu menerima peserta ASN, untuk dilatih berbagai kompetensi teknis, manajerial, maupun soft-skill sebagai pendukung. Ini untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, profesional bagi lembaganya,” ujar Cici.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Kominfo Padang Panjang

Tags

Terkini

X