Pihak Rekanan Tuding Pemuda Rusak Proyek Jaringan Perpipaan di Malampah Pasaman

- Kamis, 20 Januari 2022 | 15:15 WIB
Penampakan pipa bocor pada proyek perluasan SPAM jaringan perpipaan di Nagari Malampah
Penampakan pipa bocor pada proyek perluasan SPAM jaringan perpipaan di Nagari Malampah

LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.COM - Pihak rekanan CV Artha Karya, pelaksana kegiatan pengerjaan perluasan SPAM jaringan perpipaan di Ladang Rimbo, Jorong Kampuang Tabek, Nagari Malampah, Kecamatan Tigonagari, Kabupaten Pasaman, menuding pemuda setempat melakukan perusakan pengerjaan proyek tersebut.

Pelaksana kegiatan, Tamsil saat dihubungi, Kamis (20/1/2022) mengatakan, bahwa pemuda Ladang Rimbo, Jorong Kampuang Tabek, Malampah kerap kali merusak pengerjaan proyek fasilitas air minum tersebut. Perbuatan pemuda setempat, kata dia, membuat perusahaan mengalami kerugian.

Baca Juga: Pengerjaan Koneksi Pipa Perumda AM Padang, Aliran Air Akan Padam Jam 9 Malam

"Sering kali pak, pekerjaan kami dirusak. Bahkan ada peralatan dan material kami yang hilang di lokasi. Hal ini sudah kami laporkan kepada ketua pemuda setempat, agar diselesaikan. Tapi, peristiwa itu tetap saja terjadi," katanya.

"Kalau Bapak lihat, pipanya macam-macam tidak sejenis, itu karena diganti. Karena pipa dirusak, dipecah dengan sengaja, lalu kita ganti. Saringan air juga hilang, sudah beberapa kali diganti," akunya lagi.

Baca Juga: Ada Penertiban Pipa PDAM, Aliran Air di Tabing Padang Akan Terhenti Jam 8 Malam

Pada awalnya, kata dia, pihaknya sengaja tidak mengambil langkah hukum terkait berbagai kejadian di proyek itu. Sebab, kata dia, cara-cara tersebut akan memberikan kesan buruk terhadap perusahaan dan masyarakat setempat.

"Kita dari perusahaan sengaja menempuh langkah persuasif, ini demi kebaikan semua pihak, masyarakat setempat. Kerusakan juga sudah kita laporkan ke pak Sabor, Ketua Pamsimas setempat," ujarnya.

Namun, kata pria dengan domisili di Kota Padang ini, pihaknya akan menempuh jalur hukum. Pasalnya, laporan yang mereka terima dari warga setempat, berbagai kerusakan terjadi pada proyek perpipaan air minum tersebut setelah dua bulan diserahterimakan (PHO).

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X