Genjot Potensi Wisata Nagari, Wabup Tanah Datar Ajak Semua Elemen Bersinergi

- Kamis, 20 Januari 2022 | 18:50 WIB
Wakil Bupati Richi Aprian, SH, MH.
Wakil Bupati Richi Aprian, SH, MH.

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Potensi wisata Tanah Datar cukup banyak dan tersebar di nagari-nagari baik itu keindahan alam dan pesonanya, juga dengan wisata sejarah dan budayanya. Jika itu dikelola dan dikemas dengan baik tentu akan dapat mendatangkan turis melancong menikmati itu.

“Objek wisata di nagari mari kita kerjakan bersama-sama masyarakat di nagari seperti di Pagaruyung ini dan juga perantau Pagaruyung yang berada di wilayah mana saja kita ajak, kita dilibatkan untuk ikut berkontribusi terhadap pariwisata daerah ini,“ ucap Wakil Bupati Richi Aprian, SH, MH, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Wabup Richi: Guest House Tambasa Bukti Geliat Pariwisata Tanah Datar

Hal itu disampaikannya ketika bersilaturrahmi dan melihat langsung generasi muda Nagari Pagaruyung yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) latihan Randai atau kesenian tradisional berbentuk opera itu di Pakarak Nagari Pagaruyung tersebut, Rabu malam (19/1/2022).

Dikatakan Wabup, saat ini di samping Istano Basa Pagaruyung yang saat ini terus dibenahi seperti sarana parkir dan sistem e-tiketing dan fasilitas pendukung lainnya, potensi wisata lainnya juga sedang dilakukan pengembangan seperti wisata sejarah batu luak nan tigo di Pakarak tersebut dan itu juga diinisiasi generasi muda.

Baca Juga: Sungai di Batipuh Penuh Sampah, Wabup Tanah Datar Turun Tangan

Terkait Istano Basa Pagaruyung sebagai objek wisata sejarah, Wabup berharap lebih dimunculkan nuansa sejarahnya dan itu juga perlu kajian yang mendalam sehingga turis atau pengunjung yang datang tidak semata berwisata namun juga belajar sejarah masa lalu.

Wabup menambahkan, kedepan pemerintah daerah juga akan berupaya menampilkan kesenian daerah yang ada di nagari untuk ditampilkan pada event-event besar di kabupaten.

Wabup juga mengapresiasi dan puji semangat generasi muda pokdarwis Pagaruyung yang dengan alat seadanya bahkan hanya dengan kain sarung tanpa kostum randai mereka menampilkan seni tradisional asli Minangkabau itu.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X